Paddock dan komunitas MotoGP mendapatkan kabar buruk minggu ini, mantan juara dunia 125cc dan legenda balap Fausto Gresini meninggal dunia setelah pertempuran sengit dengan Covid-19.

Setelah kabar ini, pebalap Moto2 dan Moto3 turun ke lintasan untuk mengenang Gresini untuk tes dua hari di Sirkuit Ricardo Tormo, Valencia, dalam persiapan untuk musim 2021.

Turut dalam tes juga pembalap Gresini Racing, duet Moto3 Gresini Jeremy Alcoba dan Gabriel Rodrigo, serta pasangan Moto2 Fabio Di Giannantonio dan Nicolo Bulega.

Salah satu berita menarik dalam tes ini adalah debut Di Giannantonio dengan sasis Kalex. Sebelumnya, pembalap Italia itu menggunakan Speed Up, dan secara positif terkejud dengan potensi motor yang menurutnya akan lebih sulit untuk dikendarai.

Di Giannantonio menetapkan waktu terbaik 1 menit 35,9 detik dan mengumpulkan banyak data penting sebelum tes Portimao. Meski sempat terjatuh di Tikungan ke-11, ia tidak mengalami cedera apapun.

“Saya sangat senang dengan bagaimana kami memulai pekerjaan di trek dengan tim," Di Giannantonio berbicara setelah tes. “Sejujurnya, saya mengira  motor yang sedikit berbeda, yang lebih rumit [untuk dikendarai]. Sementara feeling awalnya sangat baik, meskipun saya harus memperbaiki gaya berkendara saya agar terbiasa.

"Kami belum melakukan banyak putaran, tetapi pekerjaan itu sangat penting menjelang Portimao. Saya pikir berada di jalur yang tepat adalah hal terbaik juga untuk menghadapi berbagai emosi yang kami hadapi saat ini.

"Saya merasa bahwa bekerja keras dan tetap fokus pada tujuan akan menjadi cara terbaik untuk mengucapkan selamat tinggal kepada Fausto. Tujuan kami adalah untuk menang dan untuk pekerjaan yang hebat, jadi kami akan mencoba melakukan itu untuknya."

Untuk rekan setimnya Bulega, kata 'perasaan baik' digunakan untuk menyimpulkan tes pertamanya di trek dengan motor. Bulega menyelesaikan tes dua hari dengan menempuh jarak 56 lap dan catatan waktu terbaik 1menit 36,3 detik.

Bulega senang dengan perasaan yang dia dapatkan dari tim, yang sudah memasuki musim keduanya. “Sayangnya kami belum melakukan putaran sebanyak yang kami harapkan, tetapi perasaan secara umum sangat baik, baik di motor maupun dengan tim,” kata Bulega.

“Timnya luar biasa dan kami bisa meningkat begitu banyak bersama-sama. Tentang Fausto, saya benar-benar tidak tahu harus berkata apa. Situasi ini benar-benar menyakiti kami, kami telah kehilangan dia dalam hitungan hari dan rasa sakitnya sangat besar.

"Mungkin kami masih belum sepenuhnya menyadari apa yang terjadi, tapi kami turun ke trek untuk menghormatinya dan menenak semaksimal mungkin seperti yang dia inginkan dari kami.”

Kedua pembalap langsung mengenang Gresini setelah tes hari itu dan dampak dari apa yang terjadi. Pemakaman Gresini akan diadakan pada hari Sabtu tanggal 27 Februari di halaman Facebook tim secara langsung, untuk memungkinkan semua orang ikut serta dalam perpisahannya.

 

Comments

Loading Comments...