Federal Oil Gresini Racing menjalani tes dua hari di Portimao jelang Moto2 musim 2021, dengan duet pembalap baru, Fabio Di Giannantonio dan Nicolo Bulega mengikuti tes.

Dari keduanya, Di Giannantonio jadi yang paling produktif di trek dengan total 80 lap. Sementara itu, Bulega justru cuma menuntaskan empat lap di hari pembuka setelah mendapatkan hasil false-positive dalam tes COVID-19.

Sementara Di Giannatonio menjalani tes produktif secara keseluruhan dengan finis di enam besar timesheets, pria Italia itu percaya bahwa tim perlu lebih menyatu.

"Dua hari ini cukup sulit, kami melakukan banyak pekerjaan, karena ada banyak hal yang harus dilakukan dan dicoba. Kami perlu menyatu sedikit lebih baik, tetapi kami meningkat setiap hari," kata pembalap berusia 22 tahun itu.

"Kami semakin kompetitif dan itu sangat positif. Kami masih agak jauh dari puncak, tetapi saya pikir tiga hari di Losail akan sangat penting juga mengingat bahwa di bagian terakhir hari ini kami telah menemukan arah dengan penyiapan yang terlihat menarik, saya bersemangat. "

Tes ini juga sangat penting bagi Bulega, yang ingin melanjutkan progressnya di 2021. Di paruh kedua musim lalu, Bulega menunjukkan konsistensi lebih terutama di kualifikasi, dan mencetak sepuluh besar pertamanya di kedua balapan Valencia.

Dengan persaingan di Moto2 yang semakin kuat setiap tahun, setiap peluang pengujian menjadi sangat penting. Bulega berbicara setelah tes dengan mengatakan: "Sayangnya karena satu dan lain alasan saya sangat sedikit berkendara, jadi saya memiliki sangat sedikit data.

"Ini memalukan karena ada banyak pekerjaan yang harus dilakukan dan tingkat persaingan sangat tinggi, jadi kami harus tetap tenang di Qatar dan mengganti waktu yang hilang."

Setelah tes ini, seluruh grid Moto2 akan menjalani tes lebih lanjut di Qatar menjelang balapan double-header di Sirkuit Internasional Losail untuk membuka musim yang dimulai 28 Maret.