Dalam akhir pekan yang diselimuti duka mendalam menyusul berita meninggalnya Jason Dupasquier akibat kecelakaan fatal saat kualifikasi. Baik Diggia ataupun Bulega gagal mendulang poin penting pada balapan Moto2 Italia di Mugello.

Berada dalam pertarungan podium lawan pemenang Moto2 Italia Remy Gardner, Di Giannantonio mengalami kecelakaan lowside di Tikungan ke-14 dengan balapan menyisakan 8 putaran.

Hal ini sangat disayangkan, mengingat Diggia memiliki kecepatan yang mumpuni untuk meraih podium di Mugello. Meski coba kembali memulai balapan, pembalap Gresini #11 itu tak bisa melihat bendera finis.

“Ini benar-benar disayangkan karena sangat penting untuk melakukannya dengan baik di sini, dan untuk situasi kejuaraan kami. Pagi ini kami menemukan solusi yang baik untuk front-end (bagian depan), dan saya merasa nyaman naik motor. Tapi kemudian saya selip bagian depan di tikungan terakhir, dan tak ada yang bisa saya lakukan. Kami akan mencoba lagi dalam beberapa hari, kami tak akan menyerah,” ujar Di Giannantonio.

Kondisinya tidak lebih baik di garasi Bulega, karena kecelakaan saat warm-up membuat salah satu anak didik Valentino Rossi itu mengikuti balapan. Setelah jatuh di T10, bahu kanan pembalap Italia itu terkilir dan dinyatakan tidak fit untuk balapan.

Setelah akhir pekan Moto2 Italia, Bulega akan coba turut serta pada balapan Grand Prix Catalan pekan depan, tapi sebelumnya harus lolos dalam pemeriksaan medis Kamis (3/6) mendatang.

“Saya terjatuh dari pemanasan saat saya kehilangan bagian depan di Tikungan 10. Sayangnya bahu saya terkilir sehingga akhir pekan saya seketika berakhir. Sampai jumpa di Barcelona.”

Dengan hasil ini, Di Giannantonio masih berada dalam perburuan titel dengan koleksi 60 poin, terpaut 54 poin dari Remy Gardner yang memimpin klasemen. Sementara itu Nicolo Bulega baru mengemas 5 poin berkat finis ke-11 dari Le Mans.

Balapan selanjutnya akan digelar di Circuit de Barcelona-Catalunya, akhir pekan ini.