Kemenangan luar biasa Max Verstappen dari posisi ke-10 di grid pada Grand Prix Hongaria memantapkan pembalap Red Bull itu memimpin klasemen dengan 80 poin dari Charles Leclerc (Ferrari) yang tampaknya tak tergoyahkan.

Jalan pebalap Belanda itu menuju kemenangan tertolong oleh blunder strategis dari Ferrari yang merusak balapan Charles Leclerc, membuatnya kembali melewatkan kemenangan yang akan mengurangi defisit poin ke Verstappen.

Serangkaian kesalahan dan kegagalan dari Ferrari secara tidak sengaja telah memperkuat posisi Red Bull di kedua kejuaraan dunia, dengan perburuan gelar yang sudah mereda menjadi anti-klimaks.

Ini menandai kontras dari pertempuran kejuaraan titanic yang berkecamuk antara Mercedes dan Red Bull sepanjang musim lalu.

Ditanya apakah ada sebagian kecil dari dirinya yang ingin melihat Ferrari melakukan lebih banyak perlawanan, Horner berkata: “Tidak ada sedikit pun dari saya yang menginginkan itu.

“Tahun lalu adalah pertarungan kelas berat yang berlangsung 22 ronde. Dan saya lebih suka tidak harus melalui itu lagi.”

Sangking amannya posisi Verstappen di klasemen saat ini, dia bisa menyegel gelar dunia keduanya tanpa perlu memenangi balapan lainnya musim ini.

Tidak hanya Verstappen, Red Bull juga muncul di jalur untuk memenangkan mahkota konstruktor pertama mereka sejak 2013, memimpin 97 poin atas Ferrari dengan sembilan balapan tersisa.

“Tabel poin terlihat sehat, dan ini cara yang bagus untuk memasuki liburan musim panas,” tambah Horner. “Tapi masih banyak balapan yang harus dilalui. Ferrari cepat, Mercedes kembali ke permainan. Perjalanan masih sangat panjang di kejuaraan ini, ditambah Sprint Race.

“Jadi kami tidak menerima begitu saja. Masih banyak balapan yang harus dilakukan dan mereka berada di tempat yang sangat berbeda.”

Sebelum Grand Prix Hungaria, bos Ferrari Mattia Binotto mengatakan dia tidak melihat alasan mengapa tim tidak dapat memenangkan semua balapan yang tersisa untuk menyelamatkan harapan kejuaraan dunia mereka.

Dalam apa yang tampak seperti sindiran kecil terhadap Binotto, Horner menegaskan Red Bull akan selalu berhati-hati tentang daya saing mereka.

“Saya pikir bahkan jika kami menang satu putaran, saya akan selalu berhati-hati,” katanya. “Saya tidak akan pernah mengklaim bahwa kami akan finis pertama dan kedua di balapan berikutnya.

“Begitulah cara kami balapan. Kami fokus di sini dan sekarang dan mengambil setiap balapan saat itu datang. Kami tidak kompetitif pada hari Sabtu tetapi pada hari Minggu, kami sangat kompetitif.