Max Verstappen telah memenangkan gelar F1 beruntun, meski titel 2021 tercoreng kontroversi Grand Prix Abu Dhabi dan masalah cost-cap F1, pembalap Belanda itu sangat dominan selama dua tahun terakhir.

Sementara itu Lewis Hamilton, pembalap yang dikalahkan Verstappen untuk gelar 2021, masih memegang rekor bersama untuk gelar terbanyak (tujuh) dan berencana untuk kembali bertarung tahun 2023.

Is Hamilton No Longer the Best Wet Weather Driver?

Berkata kepada Marca, Marko membandingkan Verstappen dan Hamilton: “Hanya ada dua pembalap di Formula 1 yang setengah jalan menuju level Verstappen, mereka adalah Charles Leclerc dan Hamilton.

“Max berkendara dengan lebih percaya diri dari sebelumnya, dengan lebih banyak ikhtisar, sekaligus menjadi ahli ban.

“Misalnya, dia berkendara lebih lama dengan ban lunak daripada rival dengan kompon yang lebih keras, saya pikir baginya tidak ada batasan.

“Dia masuk ke dalam mobil dan sangat percaya diri sejak sesi latihan bebas pertama, dari lap pertama yang bisa Anda lihat saat basah, itu dua detik lebih cepat dari yang lain di lap pertama, setiap orang harus lebih dekat dulu."

Perbedaan Verstappen dengan Vettel

Christian Horner, Team Principal Red Bull, membandingkan Verstappen dengan Sebastian Vettel, pembalap yang memenangi empat gelar bersama tim antara tahun 2010-2013.

"Mereka berbagi rasa lapar yang sama untuk menang," kata Horner. "Tapi mereka dua orang yang sama sekali berbeda.

"Max adalah pembalap yang sangat alami dan naluriah. Sebastian banyak memikirkan cara mengemudinya, saya pikir Max kurang 'menyerap' detail dibandingkan Sebastian.

“Saya tidak pernah melihat terlalu jauh, tapi bagi saya, Max jauh di atas yang lain di Formula 1. Saya pikir dia bisa mencapai lebih banyak lagi jika kita memberinya mobil yang sesuai dengan bakatnya.”

Vettel mengakhiri kariernya bersama Aston Martin tahun ini, sementara Hamilton menutup musim 2022 di posisi keenam, yang terburuk sepanjang kariernya, dan untuk pertama kalinya tidak mencetak satupun kemenangan dalam satu musim.