Bos Mercedes, Toto Wolff, mengatakan akhir musim lalu bahwa pabrikan Jerman itu akan memberi Romain Grosjean tes privat di salah satu mobil juara dunia itu sebagai tanda perpisahan dari Formula 1 setelah mengalami kecelakaan mengerikan di F1 GP Bahrain.

"Jika kami diizinkan untuk melakukan ini, dan tidak ada tim Formula 1 lain yang pernah dibelanya memberi kesempatan seperti itu, kami akan melakukan ini," kata Wolff.

Menyusul kecelakaan di F1 GP Bahrain, Romain Grosjean absen di dua putaran terakhir musim F1 2020 dengan Haas F1 team karena kecelakaan parah di mana ia menabrak pagar pembatas dengan kecepatan 220 km/jam, dan tangannya terbakar.

Pembalap Prancis berusia 34 tahun, yang akan membalap di IndyCar bersama Dale Coyne Racing, baru-baru ini mengungkapkan ketertarikannya untuk mengendarai salah satu mobil milik Mercedes, dan akan mengejar Wolff untuk tawaran tersebut.

Pada obrolan online dengan penggemar akhir pekan lalu, Grosjean mengonfirmasi bahwa dia telah melakukan percakapan awal dengan Mercedes dan mengungkapkan bahwa pembicaraan soal tes privat sudah mengarah lebih serius.

"Saya telah menelepon mereka dan kami sedang menyelesaikan rencananya," kata Grosjean. “Saya pikir ini akan menjadi hal besar.”

Mengingat tes privat harus memakai mobil berusia dua tahun atau lebih, Romain Grosjean secara teori dapat melakukan tes di atas sasis W10, yang mempersembahkan gelar konstruktor bagi Mercedes tahun 2019.

Crash.net belum mengetahui tanggal atau lokasi spesifik soal tes privat Grosjean dengan Mercedes, di mana mantan pembalap Renault dan Haas ini tengah berada di Amerika untuk uji coba pra-musim jelang seri pembuka IndyCar 2021 di Barber Motorsport Park, 18 April mendatang.

Sementara itu, musim F1 2021 dimulai bulan depan, dengan uji coba pra-musim berlangsung antara 12-14 Maret sebelum pembukaan musim Grand Prix Bahrain pada 28 Maret.

 

Comments

Loading Comments...