Marc Marquez belum kembali ke trek sejak Juli lalu tetapi juara MotoGP enam kali itu setidaknya ikut meramaikan acara peluncuran Repsol Honda, bersama rekan setim baru Pol Espargaro, dalam acara presentasi tim yang dilakukan secara online.

Komplikasi dari cedera fraktur lengan yang dialami di balapanan pembuka MotoGP musim 2020 di Jerez membuat Marquez tidak menuntaskan satupun balapan tahun lalu, dan sejauh ini sudah menjalani tiga operasi, terakhir Desember lalu.

Selama operasi itu, dokter menemukan beberapa infeksi, yang menjadi penyebab tulang gagal sembuh. Untungnya, pembaruan medis terbaru berbicara tentang situasi yang sedikit lebih positif, di mana dokter puas dengan tanda-tanda pertumbuhan kembali tulang.

Pun demikian, Marquez belum terlihat mengendarai sepeda motor jenis apa pun, dan hampir pasti akan absen dari awal tes resmi di Qatar bulan depan. Dan, bukan hal mengejutkan jika akhirnya Stefan Bradl kembali menggantikannya saat MotoGP musim 2021 dimulai pada 28 Maret di Sirkuit Sakhir.

"Setahap demi setahap saya merasa jauh lebih baik, dan [proses] pemulihan berjalan dengan baik. Setiap kali saya pergi ke dokter biasanya kami mendapatkan kabar baik, ini sangat penting karena tahun lalu panjang dan berat," kata Marquez saat presentasi yang lebih dulu direkam.

“Sekarang kami hanya mencoba mengikuti tubuh saya dengan fisio dan dokter, meningkatkan pekerjaan [pemulihan] di rumah. Tapi saya tidak tahu dan dokter tidak tahu kapan saya akan siap untuk kembali.

"Tapi yang terpenting adalah setiap minggu Saya merasa lebih baik, saya optimis bisa naik motor secepat mungkin tapi saya tidak tahu persis hari itu. Saya merindukan tim, balapan, adrenalin… semuanya!

“Sudah 10 bulan tanpa [mengendarai] motor, dan pertama kali saya akan naik motor MotoGP lagi saya tidak akan 100%. Fokus pertama adalah 100% [pulih] di sisi tulang, selannjutnya adalah 100% untuk otot dan segalanya.

"Kami akan melihat apakah dibutuhkan satu balapan, dua balapan atau setengah musim untuk menjadi Marc yang sama seperti sebelumnya."

"Saya pikir setiap pembalap pernah menghadapi cedera besar dalam hidupnya ," lanjut manajer tim Alberto Puig. "Marc mengalami cedera panjang tahun lalu, itu membuatnya absen dalam balapan untuk waktu yang lama, tetapi Anda tidak dapat mengubah diri Anda. Dia adalah juara sejati dan pembalap istimewa."

Sementara itu, Espargaro tiba di Repsol Honda setelah menjalani musim terbaiknya di MotoGP, finis kelima di klasemen pembalap bersama KTM. Pembalap Spanyol itu juga meraih lima podium musim lalu, tetapi belum memenangkan balapan MotoGP.

Sempat jadi rival di Moto2 musim 2012, Espargaro mengatakan bahwa tujuannya datang ke Repsol Honda adalah untuk bersaing memenangi balapan MotoGP, dan menguji dirinya sebagai rekan satu tim dari pembalap motor terbaik di dunia.

"Sekarang memakai baju balap [Repsol Honda] untuk pertama kalinya, Anda lihat itu nyata, dan kegembiraanya sangat tinggi, menembus awan!" ujar Espargaro saat ditanya bagaimana perasaanya bergabung dengan Repsol Honda.

"Kami mengharapkan dan berharap persaingan sengit di dalam tim, itulah yang membuat tim tetap hidup dan levelnya bertambah," kata Puig.

Setelah mendominasi MotoGP bersama Marc Marquez selama beberapa musim terakhir, Honda bahkan tidak memenangi satupun balapan tahun lalu, hal ini belum pernah dialami Honda di kelas utama sejak 1981.

Satu-satunya pembalap Honda yang naik podium musim lalu adalah rookie Alex Marquez yang dua kali naik podium di Le Mans serta Aragon, dengan Takaaki Nakagami menyudahi MotoGP musim 2020 di posisi ke-10 klasemen, dan jadi pembalap terbaik Honda.

Meski menjalani tahun yang sulit tanpa Marc Marquez, HRC membuat kemajuan teknis dalam mendevelop RC213V menjadi lebih familiar bagi semua pembalap. Dan meski ada development freeze dari sisi mesin, Honda fokus medevelop komponen lain sepanjang musim dingin, di mana sasis, swingarm, dan knalpot baru sudah dijajal Bradl untuk musim 2021.

 

Comments

Loading Comments...