Perebutan tempat ketiga klasemen kosntruktor F1 2021 sepertinya akan kembali berlangsung sampai balapan terakhir di Abu Dhabi, namun kali ini dengan McLaren dan Ferrari sebagai aktor utama.

Meski baru satu balapan di tahun ini, sepertinya pertarungan untuk tim terbaik di luar Mercedes dan Red Bull akan terjadi antara kedua tim. Dan memberikan kita sedikit kilas balik ke persaingan ikonik antara McLaren dan Ferrari di akhir dekade 1990-an sampai pertengahan 2000-an.

McLaren meninggalkan balapan pembuka musim 2021, Grand Prix Bahrain, sebagai tim tercepat ketiga, dengan Lando Norris finis keempat, sementara Daniel Ricciardo meraih posisi ketujuh.

Norris berhasil mengalahkan Sergio Perez dari Red Bull - yang memulai dari pit lane setelah mengalami masalah kelistrikan pada lap formasi - dan Charles Leclerc, dengan lebih dari 20 detik.

Meski Norris memiliki keunggulan pada hari balapan, Ferrari lebih menonjol di kualifikasi melalui Charles Leclerc yang mengamankan start P4, hanya unggul 0,1 detik dari Valtteri Bottas.

Kerusakan lantai yang diderita oleh kontak dengan Pierre Gasly berdampak pada kecepatan Ricciardo sepanjang balapan, sementara Carlos Sainz harus pulih dari awal yang lamban untuk finis di urutan kedelapan.

Scuderia belum kembali ke level performa yang ditunjukkan pada tahun 2019, tetapi telah memperoleh peningkatan signifikan dengan power unitnya. Hal ini terlihat dengan peningkatan yang juga didapat Alfa Romeo di Bahrain.

Kedua tim memiliki susunan pembalap yang kuat dan memprediksi pertarungan sengit terjadi antara keduanya sepanjang musim 2021. Lalu, bagaimana dengan lini tengahnya?

AlphaTauri akan menyesali peluang yang terlewat di Bahrain, dengan hanya meraih dua poin berkat rookie Yuki Tsunoda.

Gasly memulai balapan dari P5 dan tampaknya memiliki kecepatan untuk mempertahankannya, seandainya bukan karena insiden dengan Ricciardo setelah Safety Car restart.

Aston Martin dan Alpine berjuang untuk mengejar ketertinggalan sepanjang akhir pekan di Bahrain, sementara Alfa Romeo tampaknya tidak memiliki cukup performa untuk finis 10 besar secara reguler.

Siapa yang akan keluar sebagai pemenang - McLaren atau Ferrari? - beri tahu kami di komentar di bawah.

 

Comments

Loading Comments...