Setelah diskusi yang cukup panjang, perwakilan dari Formula 1 dan 10 tim yang berkompetisi secara formal menyetujui format akhir pekan baru dengan Sprint Race F1, yang akan dijajal pada 3 balapan musim 2020.

Format baru ini telah disetujui menyusul rapat yang diadakan komisi F1 pada Senin (26/4), di mana seluruh tim, FIA, dan pemegang hak komersial melakukan pemungutan suara.

Sebanyak 28 vote dibutuhkan untuk proposal Sprint Race ini disetujui dengan tiap tim memiliki satu vote, sedang FIA dan pemegang hak komersial masing-masing memiliki 10 vote.

 

 

Format ini akan pertama kali diuji coba pada dua akhir pekan Eropa, yakni F1 GP Inggris di Silverstone bulan Juli, lalu GP Italia di Monza, dan satu balapan non-Eropa yang belum dipastikan. Kemungkinan F1 GP Brazil. 

Pada balapan terpilih, format akhir pekan akan dirombak dengan hari Jumat berisikan satu sesi latihan 60 menit, lalu kualifikasi pada Sore harinya untuk menentukan Starting Grid Sprint Race hari Jumat.

Lalu sesi latihan bebas kedua, yang biasanya Jumat sore akan dialihkan ke Sabtu Pagi, sebelum Sprint Race yang akan digelar sore harinya. Nantinya, hasil balapan tersebut akan menentukan starting grid balapan utama hari Minggu.

Selain menentukan grid balapan utama, tiga pembalap teratas juga mendapatkan poin tambahan dari Sprint Race, yakni 3-2-1. Selain itu tidak akan perayaan podium, agar kesakralan balapan utama hari Minggu masih terjaga.

F1 juga mengonfirmasi kondisi Parc Ferme sudah akan aktif sejak sesi kualifikasi hari Jumat, ini untuk memastikan tim tidak bisa mengubah set-up mobil secara spesifik untuk format baru, dan membatasi jumlah jam yang diperlukan untuk mempersiapkan mobil pada hari berikutnya.

Setelah Sprint Race dimulai, mobil akan sepenuhnya berada dalam kondisi Parc Ferme, dan tim dilarang untuk melakukan ubahan mayor pada mobil untuk balapan utama hari Minggu.

Proposal Sprint Race F1 ini disetujui oleh sebagian besar tim, meski mereka memiliki beberapa kekhawatiran soal detail yang lebih dalam, termasuk dampak yang ditimbulkan tiga balapan tersebut terhadap pembatasan anggaran, yang juga baru diterapkan tahun ini, dan pembicaraan sudah dilakukan sejak F1 GP Bahrain.

Pada akhirnya proposal tersebut disetujui tim jelang balapan kedua di Imola setelah tim menyetujui stimulus keuangan untuk menutupi biaya tambahan dari tiga Sprint Race, termasuk potensi kerusakan mobil.

Berbicara pada pengumuman Sprint Race, CEO F1 Stefano Domenicali mengatakan: "Kami menantikan kesempatan baru ini yang akan membawa fans kami ke dalam akhir pekan balapan yang lebih menarik di 2021. Melihat para pembalap bertarung selama tiga hari akan menjadi pengalaman menarik, dan saya yakin pembalap akan menantikan pertarungan.

"Saya senang seluruh tim mendukung rencana ini, dan ini adalah bukti upaya bersama kami untuk terus melibatkan fans baru dalam cara baru, sembari memastikan kami tetap berkomitmen pada sejarah dan meritokrasi di olahraga kami."

Apakah Anda merasa proposal Sprint Race akan sukses? Beri tahu kami pendapat Anda lewat kolom komentar di bawah

 

Comments

Loading Comments...