Valtteri Bottas melakukan kesalahan krusial pada awal Grand Prix Hongaria yang berpotensi merusak peluangnya bertahan bersama Mercedes untuk musim 2022, dengan George Russell diyakini menjadi suksesornya.

Memulai balapan dengan buruk dari baris depan, Bottas melakukan kesalahan dalam pengereman di trek yang masih basah, dan menyundul bagian belakang Lando Norris menuju tikungan 1. Kejadian tersebut menghadirkan efek domino, yang juga menyeret Sergio Perez dan Max Verstappen dari Red Bull.

Bottas, Norris dan Perez terpaksa mundur dari balapan akibat insiden itu, sementara Verstappen melanjutkan dengan kerusakan yang cukup parah pada mobilnya dan bisa finis P10, atau kesembilan setelah Sebastian Vettel didiskualifikasi.

Steward menghukum Bottas dengan penalti lima grid untuk Grand Prix Belgia, balapan pertama selepas liburan musim panas akhir Agustus mendatang. Namun, Mercedes mengatakan hal ini tidak akan mempengaruhi masa depannya seperti yang dikatakan Toto Wolff.

“Tidak, kesalahan itu sangat disayangkan dengan konsekuensi besar. Dia terjepit oleh dua mobil di depan, kehilangan semua downforce dan kemudian sudah terlambat, dan itu tidak mempengaruhi keputusan sama sekali,” ujar Wolff.

Jika Bottas benar-benar harus meninggalkan Mercedes, ia mengatakan bertahan di F1 menjadi prioritas utamanya. Dalam hal ini, Alfa Romeo atau Williams menjadi opsi terbaik.

“Saya selalu berusaha untuk berpikir positif,” tambah Bottas. “Saya tahu apa yang saya inginkan, saya ingin tetap bersama tim, saya pikir itu kesempatan terbaik bagi saya untuk memenangkan balapan tahun depan dan berjuang untuk gelar.

"Jika karena alasan tertentu saya tidak ada di sana, saya akan mencari opsi lain di Formula Satu, karena saya suka Formula Satu, saya menikmatinya dan saya pikir saya masih memiliki beberapa tahun yang baik di depan saya di sini.

“Dan kemudian, jangan pernah mengatakan tidak pernah, Rally? Saya tidak tahu, saya sangat menikmatinya, saya bersenang-senang setiap kali saya berada di mobil reli, saya selalu tersenyum, itu menyenangkan, tetapi untuk membuat pekerjaan dari itu, itu bisa sangat rumit karena orang-orang di sana cukup kompetitif.

“Tapi, jangan pernah mengatakan tidak pada apa pun, seperti yang saya katakan sebelumnya, tetapi pertama-tama saya sepenuhnya fokus pada F1.”