Sudah menjadi rahasia umum jika VW Group (VAG) tengah menjajaki F1 di bawah regulasi Power Unit baru musim 2026, dengan entri potensial menjadi subjek spekulasi dalam beberapa bulan terakhir.

Salah satu tim yang dikaitkan dengan raksasa otomotif Jerman adalah McLaren, yang November lalu dirumorkan dibeli oleh Audi, yang merupakan bagian dari VAG, yang pada akhirnya dibantah.

Brown mengonfirmasi bahwa McLaren melakukan pembicaraan dengan VW, namun menekankan timnya berkomitmen dengan pemasok PU saat ini, Mercedes, yang memiliki kontrak setidaknya sampai musim 2024.

Sebaliknya, pebisnis Amerika itu mengyisyaratkan VW Group masuk F1 melalui merek Porsche, dan dengan menggandeng Red Bull.

"Saya mendengar mereka akan melakukan sesuatu dengan Red Bull di depan Porsche," kata Brown. “Mereka telah berbicara dengan beberapa orang di grid, dan seperti yang Anda bayangkan, kami melakukan percakapan.

“Tetapi dalam jangka pendek dan menengah kami sangat senang di mana kami berada. Jadi kita hanya akan menunggu dan melihat apakah mereka akan datang ke olahraga ini, karena itu belum diputuskan secara pasti.

“Jika mereka melakukannya, kami memiliki kontrak selama periode ini dan tentu saja kami akan mengevaluasi di mana kami berada dan mengambil keputusan tentang apa yang kami lakukan pada 2026 pada waktunya.”

Meskipun Honda secara resmi keluar dari F1 pada akhir musim lalu, pabrikan Jepang itu akan terus mendukung dua tim milik Red Bull itu untuk kampanye 2022 mendatang.

Divisi Powertrains Red Bull yang baru kemudian akan mengambil kendali penuh atas pasokan unit daya Honda mulai tahun 2023 hingga akhir siklus mesin saat ini.