Lewis Hamilton memulai usahanya untuk memenangkan gelar dunia Formula 1 kedelapan dengan ideal setelah mengalahkan Max Verstappen untuk meraih kemenangan mendebarkan di F1 GP Bahrain.

Juara dunia tujuh kali itu membuntuti Verstappen hampir 0,4 detik di kualifikasi tetapi mampu membalikkan defisit menjadi kemenangan karir ke-96 sebagian dengan bantuan strategi cerdik dari tim Mercedes-nya.

Hamilton membayangi Verstappen sepanjang stint pertama, dan mampu melompati pembalap asal Belanda itu lewat undercut yang sukses di Lap 13 dengan mengubah strategi Hamilton lebih awal menjadi dua stop.

Pembalap Inggris itu memimpin hingga Lap 28 ketika dia masuk pit untuk kedua kalinya untuk memakai ban Hard, sebelum Red Bull merespons dengan menghentikan Verstappen untuk kedua kalinya pada Lap 39, melakukan pit stop sub-dua detik yang menakjubkan.

Dari sana, Verstappen dapat memanfaatkan bannya yang lebih segar saat dia terus memangkas jarak dengan Hamilton, yang membuat kesalahan kritis ketika dia mengunci dan melebar di Tikungan 10 dengan hanya empat lap tersisa, memungkinkan Verstappen untuk masuk rentang DRS.

Verstappen mengira dia telah membuat langkah pemenang balapan di lap berikutnya ketika dia dengan cemerlang menyapu bagian luar pembalap Mercedes di Tikungan 4, hanya untuk melebar keluar lintasan.

Menghadapi kemungkinan penalti, Verstappen dipaksa untuk memberikan posisi kembali kepada Hamilton dalam pelarian ke Tikungan 11, yang sangat bertahan meski menggunakan ban yang 10 lap lebih tua dari pebalap Red Bull untuk mengambil kemenangan sensasional hanya dengan 0,745 detik.

Di belakang pemimpin duel, Valtteri Bottas berada jauh di urutan ketiga untuk menyelesaikan podium setelah beralih ke strategi tiga-stop ketika stop kedua yang lambat merusak peluangnya untuk meraih kemenangan yang tampaknya tidak mungkin terjadi.

Lando Norris menempati posisi keempat yang kuat bersama McLaren, tepat di depan Red Bull kedua milik Sergio Perez, yang dengan impresif memulihkan balapannya usai memulai balapan dari pit lane setelah mobil mati saat formation lap.

Charles Leclerc memulai awal musim yang kuat bersama Ferrari dengan finis keenam, menguntit di belakangnya ada rekrutan baru McLaren, Daniel Ricciardo, dan Carlos Sainz.

Pembalap debutan AlphaTauri, Yuki Tsunoda, menorehkan poin usai finis kesembilan, dengan Lance Stroll mendapatkan poin tunggal setelah finis P10 dalam balapan debut Aston Martin.

Hasil tersebut jauh lebih baik dibandingkan rekan satu timnya, yang menjalani akhir pekan buruk bersama Aston Martin. Finis ke-14, empat kali juara dunia itu diganjar penalti 10 detik setelah menabrak bagian belakang Alpine A521 milik Esteban Ocon.

 

Comments

Loading Comments...