Setelah mendominasi setiap sesi menjelang super pole, Nyck de Vries melanjutkan tren positifnya dengan mendominasi kualifikasi Diriyah ePrix di Arab Saudi.

Pengemudi Mercedes-EQ Formula E Team menorehkan waktu 1 menit 8,157 detik, mengalahkan catatan waktu pole sementara milik Pascal Wehrlein dari Posche dengan selisih 0,664 detik.

Kembali ke FE setelah setahun absen, Wehrlein mengalahkan René Rast Audi yang mengisi tempat ketiga.  Sebuah kesalahan di sektor pertama membuat Edoardo Mortara kehilangan kesempatan meraih start baris depan, mengakhiri Super Pole di tempat keempat untuk Venturi Racing.

Alex Lynn dan Mitch Evans menyelesaikan enam besar, namun keduanya baru masuk superpole di saat-saat terakhir. Keduanya menggeser Nick Cassidy dan Nico Müller setelah laptime keduanya dihapus karena mencatatkan waktu saat bendera kuning dikibarkan di grup kualifikasi terakhir.

Sérgio Sette Câmara mengalami kecelakaan tikungan terakhir, merusak lap Cassidy, Müller dan Blomqvist dalam prosesnya. Andre Lotterer akan start dari posisi ketujuh di depan Sam Bird pada balapan pertama pembalap Inggris Jaguar Racing.

Maximilian Günther akan memulai dari kesembilan di depan Oliver Rowland, yang merupakan pembalap tercepat di Group 1.  Evolusi lintasan dan suhu lintasan yang lebih dingin membuat setiap pengemudi yang bersaing di grup sebelumnya berada pada posisi yang sangat dirugikan.

Juara bertahan Formula E Antonio Felix da Costa hanya bisa menempati posisi ke-18, tepat di atas rekan setimnya di DS Techeetah Jean-Eric Vergne. Robin Frijns tidak dapat mengambil bagian dalam kualifikasi dan dengan demikian akan start terakhir setelah mengalami kecelakaan pada sesi latihan sebelumnya.

Envision Virgin Racing telah berusaha untuk membuat Frijns kembali pada waktunya untuk kualifikasi, tetapi mobilnya membutuhkan penggantian baterai.

 

Comments

Loading Comments...