Menggantikan Gen2 yang sudah dipakai sejak 2018-2019, mobil Gen3 Formula E diklaim akan lebih ringan, lebih ramping, dan lebih bertenaga dari model sebelumnya.

Mobil listrik terbaru FE dipresentasikan kepada pabrikan, tim, pembalap dan mitra pada Senin (29/11) di Valencia, di mana pengujian pra-musim berlangsung untuk musim mendatang, yang dimulai pada bulan Januari.

Diklaim mobil Gen3 akan menjadi "mobil balap paling efisien di dunia", dengan setidaknya 40% energi yang digunakan dalam jarak balapan dihasilkan oleh pengereman regeneratif.

Mobil ini juga akan memakai powertrain depan 250Kw baru untuk menambah total output daya keseluruhan menjadi total 600Kw, lebih besar dua kali lipat dari tenaga regeneratif Gen2 saat ini.

Sebuah motor utama dengan tenaga 350Kw dapat membuat mobil Gen3 melaju lebih dari 320 km/jam.

Lebih jauh, dimensi mobil Gen3 yang lebih kecil akan memungkinkan "balapan wheel-to-wheel yang lebih cepat dan lebih gesit" di sekitar sirkuit jalanan unik kejuaraan.

“Gen3 adalah mobil balap kami yang tercepat, teringan, paling kuat, dan efisien. Ini adalah makhluk yang dirancang untuk habitatnya: balapan di jalanan kota dalam pertarungan roda-ke-roda,” kata CEO Formula E Jamie Reigle.

Gen3 akan menjadi mobil formula pertama yang selaras dengan 'Life Cycle Thinking' dengan "jalan yang jelas menuju masa pakai kedua dan akhir masa pakai untuk semua ban, bagian yang rusak, dan sel baterai."

Presiden FIA Jean Todt menambahkan: “The Gen3 Formula E single-seater baru adalah mobil yang diciptakan di persimpangan kinerja tinggi, efisiensi dan keberlanjutan.

“Pekerjaan yang dicapai oleh tim FIA bersama dengan Formula E, sejak peluncuran disiplin delapan musim lalu, tanpa lelah berusaha untuk mendorong inovasi dan memajukan pengembangan mobilitas yang berkelanjutan.

“Saya tidak ragu bahwa single-seater [generasi] baru ini akan meningkatkan Formula E ke level berikutnya.