Sebagai rookie MotoGP teratas dengan tempat kesepuluh dalam balapan pembuka Qatar, Enea Bastianini mungkin berharap menjaga keunggulan lainnya di MotoGP Doha, di mana ia menuntaskan balapan Qatar kedua finis ke-11.

Tapi, podium P3 yang memukau dari rookie Pramac Ducati, Jorge, Martin membuatnya melompati Bastianini dengan keunggulan enam poin jelang balapan pertama di Eropa.

Untuk balapan Portimao pekan depan, bisa jadi Bastianini memiliki tampilan baru. Hal ini menyusul masalah yang tidak bisa di akhir balapan MotoGP Doha, di mana rambut panjangnya menghambat visibilitas.

"Sayangnya, 6 atau 7 lap dari akhir, rambut dan keringat saya [masuk ke mata saya] tidak membuat saya memiliki visibilitas yang baik dan saya tidak bisa tetap fokus, ”katanya.

Meskipun demikian, itu adalah performa kuat lainnya dari juara bertahan Moto2, yang memulai balapan dari grid ke-109. "Kami membuat balapan yang hebat," kata Bastianini. "Jika saya bisa lolos jauh lebih baik, saya yakin saya bisa bertarung dengan yang pertama."

Terdengar terlalu optimistis memang, namun Bastianini melintasi garis finis hanya terpaut 5,550 detik dari pemenang balapan, Fabio Quartararo. Ini lebih baik dibandingkan balapan sebelumnya, yang terpaut 9,288 detiik dari pemenang putaran pertama Maverick Vinales.

Bastianini juga hanya empat detik di belakang Martin dan podium serta unggul sepuluh detik dari rekan setimnya di Esponsorama, Luca Marini, di tempat ke-18. Rookie lainnya di grid, Lorenzo Savadori dari Aprilia, berada di urutan ke-20 dan terakhir.

 

Comments

Loading Comments...