Kembalinya MotoGP Indonesia, yang kemungkinan digelar awal musim 2022 di sirkuit Mandalika, juga bisa menandai balapan non-Eropa pertama untuk kelas MotoE.

Kejuaraan balap motor listrik, yang memulai debutnya pada 2019, saat ini mendukung kelas MotoGP, Moto2 dan Moto3 di sekitar setengah putaran Eropa, tetapi belum membalap di luar Eropa.

“Kami sudah berdiskusi dengan Dorna tentang MotoE,” ungkap Ricky Baheramsjah, CEO Mandalika Grand Prix Association. "Ini adalah seri yang fantastis dan berpotensi membuka jalan bagi masa depan motorsport.

"MotoE belum ada di Asia Tenggara tetapi kami memiliki dialog terbuka dengan Dorna. Ini tentu acara yang akan sangat menarik untuk kami bawa."

Mandalika tengah bersiap untuk menggelar event besar pertamanya, balapan terakhir WorldSBK pertengahan November mendatang, disusul MotoGP yang melakukan tes pra-musim pada 11-13 Februari sebelum balapan pada bulan Maret, kemungkinan setelah GP Qatar.

Namun, sangat disayangkan fans MotoGP Indonesia tidak akan bisa melihat aksi Valentino Rossi yang memutuskan pensiun akhir tahun ini. Pun demikian, Baheramsjah masih berharap sembilan kali juara dunia itu tertarik untuk mencoba trek, atau bahkan melakukan comeback di Mandalika.

“Pertama, saya mendoakan yang terbaik untuk Valentino Rossi di masa pensiunnya. Seluruh negeri sangat sedih dia mengumumkan pengunduran dirinya sebelum acara di Mandalika," kata Baheramsjah. “Tetapi pada akhirnya, dia adalah legenda. Dia melayani Dorna dan MotoGP dengan sangat baik, dia adalah duta besar.

“Tentu saja, kami akan senang memilikinya di sirkuit, bahkan jika dia bisa datang dan menguji dan memberikan pendapatnya kepada kami. Kami akan menyambutnya dengan tangan terbuka. Siapa tahu, keajaiban bisa terjadi, mungkin dia keluar dari pensiun hanya untuk Mandalika!

"Kami mendoakan yang terbaik untuknya. Tapi sekali lagi, pintu kami akan selalu terbuka untuknya jika dia ingin datang dan mengujinya suatu saat."