Tiba di MotoGP sebagai juara dunia Moto2, Enea Bastianini memulai musim beradaptasi dengan sengitnya pertarungan kelas utama bersama rookie lainnya, Luca Marini, dengan Desmosedici GP19 di Avintia.

Itu adalah motor yang sama seperti yang dibawa Johann Zarco menuju pole dan podium pertama tim tahun lalu. Namun meski perbedaan spesifikasi yang jauh dengan motor 2021, Basti dapat naik podium dua kali dan menyelesaikan musim di posisi ke-11, lebih baik dari Zarco tahun lalu.

Bastianini memang masih kesulitan dengan kualifikasi, di mana ia tidak pernah start lebih baik dari P9. Namun itu bisa ditutupi oleh manajemen balap dan kemampuan overtake yang impresif, contohnya seperti podium Misano yang didapatnya dari posisi start ke-12.

Meskipun kalah dalam pertarungan Rookie of The Year oleh Jorge Martin yang memakai GP21 terbaru, Bastianini mencetak lebih dari dua kali poin rekan setimnya Marini, satu-satunya pembalap dengan mesin yang sama.

Secara keseluruhan, kami pikir upaya Bastianini layak mendapat tempat di sepuluh besar dan dengan demikian dia membuka hitung mundur pembalap kami untuk musim 2021. Akan sangat menarik untuk melihat kiprahnya dengan GP21 di Gresini tahun depan.

Statistik Enea Bastianini

  • Tim: Avintia Esponsorama (satelit)
  • Sepeda: Ducati Desmosedici GP19
  • Menang: 0
  • Podium: 2
  • Kualifikasi Terbaik: 9th
  • Lap Tercepat: 1
  • DNF: 3
  • Posisi Kejuaraan: 11th