Elfyn Evans Merengkuh Gelar WRC Pertamanya dengan Cara Dramatis
Elfyn Evans menjadi pembalap Inggris pertama sejak Richard Burns yang memenangkan gelar juara WRC.

Elfyn Evans telah mengakhiri penantian sepertempat abad untuk juara dunia WRC lainnya untuk Inggris setelah memastikan kemenangannya dalam persaingan penentuan tiga arah di Sardinia.
Evans finis kelima pada Rally Italia Sardegna - yang menjadi gelaran terakhir seri Italia di pulau yang terletak tepat di selatan Korsika, sebelum Rally di Roma Capitale mengambil alih posisi tuan rumah pada tahun 2027 setelah sebelumnya menjadi bagian dari Kejuaraan Reli Eropa (ERC) selama beberapa tahun.
Pembalap Wales itu memasuki akhir pekan dengan keunggulan 17 poin atas Sami Pajari, sementara itu Oliver Solberg tertinggal 21 poin menjelang event yang awalnya dijadwalkan sebagai putaran kedua terakhir musim 2026 - sebelum konflik di Timur Tengah menyebabkan pembatalan Reli Arab Saudi.
Tahun lalu, Evans kalah dari Sebastien Ogier dalam penentuan gelar di Arab Saudi. Saat itu pun persaingan melibatkan tiga pembalap - dengan Kalle Rovanpera turut bersaing - namun jalannya lomba diwarnai oleh masalah ban pecah akibat karakter permukaan kerikil Arab Saudi yang sangat keras dan menantang.
Karakter trek yang lebih berpasir di Sardinia membuat putaran terakhir cenderung minim drama. Namun, karena Evans dan Pajari harus melaju lebih dulu membuka jalur, Solberg memiliki kesempatan untuk mengambil risiko dengan kondisi lintasan yang sedikit lebih bersih dibandingkan para pesaingnya.
Strategi itu membuahkan hasil pada hari Jumat, sehingga ia tetap mempertahankan keuntungan posisi start atas kedua pesaingnya pada hari Sabtu. Menjelang akhir rangkaian etape pagi, Solberg telah naik ke posisi memimpin reli sekaligus menempatkan dirinya sebagai pesaing terdekat Evans.
Hanya selisih empat poin yang memisahkan Evans dan Solberg saat dimulainya rangkaian etape sore hari Sabtu, namun etape pertama membuat Neuville harus mengakhiri kiprahnya hari itu. Meski hal ini mempermudah posisi Solberg pada reli itu sendiri, tapi justru memberikan poin tambahan poin bagi Pajari dan Evans yang berada di belakangnya.
Menjelang akhir hari kedua yang utuh, Solberg memimpin dengan keunggulan hampir satu menit di depan Ogier, sementara Pajari menempati posisi ketiga dan Evans kelima, dengan Adrien Fourmaux berada di antara keduanya.
Format poin WRC yang unik - yang memberikan poin untuk hasil reli secara keseluruhan serta poin bonus untuk klasemen khusus hari Minggu dan Power Stage penutup - berarti meski Evans memasuki hari Minggu dengan keunggulan enam poin atas Solberg, pembalap Swedia itu masih memiliki peluang untuk mengejar ketertinggalan poin tersebut.
Seperti yang terjadi pada akhir pekan di Sardinia, Solberg melancarkan serangan habis-habisan pada hari Minggu. Tak ada satu pun pembalap yang mampu menandingi performanya dalam klasemen khusus hari Minggu sejak awal hari di Stage 14.
Kebocoran ban yang dialami Evans membuat situasi lebih menguntungkan bagi sang pembalap Swedia, yang secara virtual hanya tertinggal satu poin menjelang Power Stage.
Solberg berada di jalur yang tepat untuk mengungguli Evans dan menempati posisi kedua di Power Stage - hasil yang sebenarnya cukup untuk mengamankan gelar juara - namun hanya beberapa ratus meter sebelum garis finis, drama terjadi.
Dua tikungan sebelum finis, ia melebar, membentur tanggul, kehilangan kendali bagian belakang mobil, dan keluar lintasan. Insiden ini membuatnya kehilangan banyak waktu dan pada akhirnya menyerahkan gelar juara kepada Evans. Meski demikian, Solberg tetap berhasil memenangkan Rally Italia Sardegna.
Gelar juara yang diraih Evans merupakan yang pertama bagi pembalap asal Wales dalam sejarah WRC, sekaligus yang pertama bagi pembalap atau co-driver asal Wales sejak Phil Mills memenangkan bersama ayah Oliver - Peter - pada tahun 2003.
Selain itu, belum ada pembalap Inggris yang memenangkan gelar WRC sejak Richard Burns meraih kemenangan pada tahun 2001, sementara Scott Martin menjadi orang Inggris pertama yang memenangkan gelar juara kategori co-driver.










