Rasanya sulit untuk menyimpulkan musim peraih gelar pembalap independen terbaik dan dua podium sebagai mengecewakan, namun jika melihat ekspektasi seputar Garrett Gerloff, rasanya masuk akal jika dia berada lebih rendah dari tempatnya berakhir di klasemen.

Pembalap GRT Yamaha itu menunjukkan kecepatan mengesankan di awal musim, namun berbagai kesalahan di trek saat memperebutkan podium (Aragon, Estoril dan Assen) membuat eks pebalap MotoAmerica itu beberapa kali mengalami insiden dengan pebalap lain seperti Jonathan Rea, Michael Rinaldi dan juara dunia 2021 Toprak Razgatlioglu.

Sejak saat itu, Gerloff terlihat seperti kehilangan kepercayaan diri yang cukup mempengaruhi kecepatan awal balapannya saat melawan pembalap lain.

Perlu ditekankan juga bahwa posisi Gerloff di klasemen secara signifikan terbantu oleh Alex Lowes dan Tom Sykes yang melewatkan beberapa balapan jelang akhir tahun, keduanya unggul di klasemen saat absen.

Seperti pada tahun 2020, Gerloff juga diberikan kesempatan lain untuk tampil mengesankan di MotoGP saat ia menggantikan Franco Morbidelli yang cedera di Grand Prix Belanda 2021.

Kali ini adalah balapan akhir pekan yang bertentangan dengan satu hari latihan seperti di Valencia, dan meskipun itu bukan performa yang buruk secara keseluruhan, Gerloff gagal memanfaatkan kesempatannya sepenuhnya karena dia akhirnya finis di urutan ke-17 - jeda lebih dari 20 detik dari posisi poin.

Pembalap berusia 26 tahun itu dikontrak Yamaha hingga 2023 dan akan membutuhkan tahun yang besar pada 2022 jika dia ingin mendapatkan kursi Pata Yamaha atau bahkan balapan penuh waktu di MotoGP.

Statistik Gerloff 2021:

Posisi Klasemen: 7th

Balapan: 37

Poin: 228

Menang: 0

Podium: 2

Pole Position: 0

Top 10: 29

Finis Poin: 33

Start Baris Depan: 0

Total kecelakaan keseluruhan: 10

DNF: 4