Jonathan Rea dan Alvaro Bautista terlibat insiden di Tikungan 14 pada awal Race 2 WorldSBK Prancis di Magny-Cours, yang dimenangi oleh Toprak Razgatlioglu.

Rea dan Bautista terlihat saling serang pada awal Race 2 ketika pembalap Kawasaki itu melakukan serangan agresif ke bagian dalam Ducati Panigale milik rivalnya di Tikungan 14.

Bautista yang masih bertahan di racing line kemudian dihantam Rea yang membentur kaki kanan pembalap Spanyol itu, membuatnya tersingkir dari balapan sementara Rea dihukum penalti long-lap.

Melabeli kesalahan Rea sebagai 'manuver yang disengaja', Ducati juga meminta Kawasaki untuk memberi pembalap mereka motor yang lebih baik untuk menghindari manuver putus asa seperti itu.

Hal ini diungkapkan oleh Direktur Teknis Ducati Corse WorldSBK, Marco Zambenedetti kepada WorldSBK.com: "Kami mau menyampaikan pendapat, menurut kami manuver Jonathan Rea itu disengaja dan bukan contoh yang baik, dan tidak sejalan dengan semangat kejuaraan ini.

“Pada akhirnya, pebalap mendapatkan beberapa poin di kejuaraan dengan melakukan manuver yang sangat berbahaya, salah satu pebalap kami. Ini adalah sesuatu yang benar-benar tidak saya harapkan dari seorang Juara Dunia enam kali.

“Saya pikir lebih baik jika mereka [Kawasaki] berkonsentrasi untuk bekerja di dalam dan memberi pengendara mereka paket yang lebih baik, jadi tidak perlu melakukan manuver ini.”

Meskipun Ducati, Bautista dan Michael Ruben Rinaldi semuanya menyalahkan Rea atas insiden tersebut, Razgatlioglu datang untuk membela juara dunia enam kali itu, dengan mengatakan itu bukan manuver yang disengaja, hanya satu yang 'mungkin sebuah kesalahan'.

Seperti ketika Razgatlioglu jatuh di race satu yang membuat Bautista lebih mudah di sore hari, bentrokan antara Rea dan Bautista memungkinkan Razgatlioglu untuk memenangkan race dua dengan nyaman, meskipun harus mengatasi pertarungan awal dengan Axel Bassani dan Rinaldi.

Berbicara tentang insiden itu, Razgatlioglu menambahkan: "Sekarang saya sudah menonton videonya. Sulit karena ini balapan, semua orang mencoba yang terbaik.

“Jonny [Rea] mencoba menyalip di Tikungan 13. Di Superpole Race, saya melewati Alvaro di tikungan yang sama. Di tikungan lain, Ducati sangat kuat, dan akselerasinya luar biasa.

“Tidak mungkin melewati Alvaro lagi, baru belokan 13. Jonny mencoba di tikungan ini. Mungkin dia melakukan kesalahan, mungkin tidak; saya tidak tahu.

"Dia tidak mencoba menyentuh Bautista, hanya untuk melewatinya, tapi dia jatuh. Saya pikir dia tidak senang tentang ini."