Dengan hanya tiga putaran World Superbike tersisa dan Toprak Razgatlioglu memperpanjang keunggulan di klasemen di Jerez, putaran 11 akhir pekan ini di Portimao sangat penting bagi Jonathan Rea.

Juara dunia enam kali itu telah memenangkan 12 dari 14 balapan terakhir di Sirkuit Internasional Algarve, dan akan membutuhkan setiap poin yang bisa dia dapatkan dari pebalap Yamaha tersebut.

Razgatlioglu telah menjadi pebalap dalam performa terbaiknya sejak Assen, enam putaran lalu, dengan sembilan kemenangan dibandingkan dengan lima kemenangan Rea.

"Saya mengharapkan lebih banyak dari Portimao. Saya pikir ada beberapa faktor yang akan menguntungkan kami di sana," kata Rea.

“Ini adalah trek di mana saya juga cukup kuat, kami berharap untuk memanfaatkannya. Kami mengharapkan akhir pekan yang baik, jadi itu bagus, ini tekanan yang bagus.

"Aku suka perasaan ini. Aku suka perasaan saat punggungku menempel ke dinding. Itu bagus. Aku suka menggertakkan gigiku. Tapi aku butuh senjata untuk bertarung.

“Anda tidak bisa hanya mengertakkan gigi dan mewujudkannya. Kami perlu memperbaiki masalah kecil yang kami alami dalam kondisi panas ini dengan ban lunak.

"Tapi, saya pikir ban lunak sedang libur sekarang hingga tahun depan. Saya pikir Portimao harusnya sedikit lebih cocok dengan kami daripada putaran sebelumnya."

Setelah Portimao adalah San Juan di Argentina, trek yang baru dikunjungi sekali oleh para pembalap. Kemudian balapan penutup musim ini di Mandalika, juga menjadi terirori asing lainnya bagi para pembalap. 

Oleh karena itu, mendapatkan poin di trek yang diharapkan Rea seperti Portimao sangat krusial untuk membalikan keadaan dari Razgatlioglu dalam pertarungan gelar WorldSBK 2021.