Dituding menghina Marshal yang bertugas pada Idemitsu Asia Talent Cup akhir pekan lalu, Mandalika Grand Prix Association (MGPA) memberhentikan Head of Operation Sporting, Dyan Dilato, saat sirkuit Mandalika bersiap menggelar WorldSBK Indonesia akhir pekan ini.

“Kami atas nama perusahaan penyelenggara mohon maaf atas perkataan beliau yang menyakiti hati masyarakat NTB terutama tim marshal," ujar Direktur Utama MGPA Ricky Baheramsjah dalam rilis yang diterima Crash.net Indoensia.

"Kami paham bahwa menghina dan apapun yang terjadi di lapangan bukanlah hal yang profesional. Maka dari itu, beliau secara resmi telah mengundurkan diri dari MGPA. Kedepannya segala sesuatu yang dilakukan beliau tidak lagi menjadi tanggung jawab MGPA.”

atc-mandalika.jpg

Dengan penundaan tersebut, total akan ada empat balapan Asian Talent Cup yang akan jadi selingan dari WorldSBK Indonesia, dengan penyusunan jadwal/rundown balap akan diatur oleh Dorna Sports, sedang perekrutan dan persiapan Marshal sepenuhnya menjadi tanggung jawab IMI.

"Sebelumnya kami meminta maaf kepada seluruh pecinta balap tanah air perihal pelaksanaan IATC yang terpaksa kami jadwalkan ulang. Putaran pertama ATC yang digelar di Sirkuit Mandalika memang dimaksudkan untuk memberi kesempatan kepada sirkuit baru ini dapat diujicobakan layanan fasilitas dan lintasannya serta mengindentifikasi apa saja yang perlu kita tingkatkan lagi," tambah pak Ricky.

"Saat ini, kami bersama Dorna, dan dibantu oleh Ikatan Motor Indonesia (IMI), terus berkoordinasi dengan Fédération Internationale de Motocyclisme (FIM) untuk mempersiapkan race sesuai jadwal yang sudah ditentukan berdasarkan uji coba kemarin.”

“Terkait persiapan sirkuit, dapat kami pastikan bahwa Pertamina Mandalika International Street Circuit tidak ada masalah dan pembangunannya sudah sesuai dengan aturan dan standar yang ditetapkan oleh FIM. Hal ini dibuktikan dengan terselenggaranya sesi latihan IATC di sirkuit kami dengan lancar.

"Kami ucapkan terima kasih kepada seluruh pihak terkait yang siap mendukung event balap WSBK dan IATC di Pertamina Mandalika International Street Circuit. Belajar dari kejadian ini, kami mengupayakan agar event WSBK dan IATC bisa berjalan dengan lebih baik lagi. Oleh karena itu, kami memohon doa dan dukungan dari semua pihak agar semuanya dapat berjalan dengan lancar,” tutup Ricky.