Alvaro Bautista akan kembali ke Ducati pada 2022, didatangkan dengan tujuan untuk memenangi gelar WorldSBK pertama pabrikan Italia sejak 2011.

Memenangi 16 balapan pada satu-satunya musim di atas Panigale V4 R sejauh ini, Bautista kembali ke Ducati setelah dua tahun yang sulit bersama Honda.

Bautista memulai musim 2019 dengan brilian, memenangi 11 balapan pembuka sebelum performanya menurun dan menyudahi musim rookie-nya di World Superbike sebagai runner-up dari Jonathan Rea.

Dengan penantang gelar utama tim selama dua musim terakhir Scott Redding pindah ke BMW, dan Michael Rinaldi gagal mencapai apa yang diharapkan, Bautista akan memulai musim sebagai harapan terbaik tim untuk memenangkan gelar.

Tetapi untuk mencapai itu, Bautista harus mengalahkan Toprak Razgatlioglu dan Jonathan Rea yang bisa dibilang berada di puncak, jelas bukan misi yang mudah.

Namun, mantan pembalap MotoGP bersama Suzuki, Honda, Aprilia, dan Ducati itu yakin Panigale V4 R tidak memiliki titik lemah, dan bisa membantunya meraih hasil lebih baik dari tahun 2019.

Bautista sudah melakukan tes awal dengan tunggangan barunya di Jerez setelah musim 2021, namun itu sudah cukup bagi pembalap 37 tahun itu untuk mengidentifikasi di mana motornya sudah meningkat.

Berbicara kepada Speedweek.com , Bautista berkata: "Saya pikir motornya lebih seimbang hari ini. Dua tahun lalu motor memiliki karakteristik yang sangat positif, tetapi juga sangat negatif.

“Masalahnya sekarang adalah kelebihannya dipertahankan dan kekurangannya diperbaiki. Motor sekarang lebih mudah dikendarai dan tidak ada titik lemah lagi. Basis dari dua tahun lalu sudah diperbaiki."