Pemungutan suara World Motorsport Council pada hari Selasa mendukung proposal untuk menggandakan jumlah Sprint Race F1 dari tiga menjadi enam untuk musim 2023.

Meskipun didukung dengan suara bulat oleh tim pada pertemuan Komisi F1 pada bulan April, rencana itu ditahan oleh badan pengatur FIA. Diketahui bahwa FIA meminta lebih banyak uang sebagai imbalan atas dukungannya.

Is Colton Herta F1 WORTHY?

Setelah diskusi lebih lanjut dengan FIA dan pengakuian nilai tambahan dari Sprint Race untuk fans, sponsor, dan pemaku kepentingan yang lebih luas, kesepakatan kini telah dicapai dan disahkan lewat pemungutan suara WMSC.

Namun, tempat untuk enam acara Sprint Race akan dikonfirmasi di kemudian hari.

CEO dan presiden F1 Stefano Domenicali mengatakan: “Saya senang bahwa kami dapat mengkonfirmasi enam Sprint akan menjadi bagian dari Kejuaraan mulai tahun 2023 dan seterusnya, membangun kesuksesan format baru yang diperkenalkan untuk pertama kalinya pada tahun 2021.

“Sprint memberikan aksi selama tiga hari dengan semua pembalap berjuang untuk sesuatu yang benar dari awal pada hari Jumat hingga acara utama pada hari Minggu - menambahkan lebih banyak drama dan kegembiraan di akhir pekan.

“Umpan balik dari para penggemar, tim, promotor, dan mitra sangat positif dan formatnya menambahkan dimensi baru ke Formula 1, dan kami semua ingin memastikan kesuksesannya di masa depan.”

Format eksperimental pertama kali diperkenalkan pada tiga balapan pada tahun 2021. Rencana untuk menggandakan jumlah Sprint Race tahun ini juga gagal karena kurangnya dukungan tim di tengah perdebatan kompensasi finansial.

Dua acara sprint pertama musim ini diadakan di Imola dan Austria, dengan yang ketiga akan berlangsung di Grand Prix Sao Paulo pada bulan November.