Hari ini, tim F1 bersiap untuk pengumuman dari FIA yang akan mengungkapkan apakah mereka telah melewati cost-cap $145 juta yang diperkenalkan untuk tahun 2021 atau tidak.

Pembicaraan seputar cost-cap mendominasi Grand Prix Singapura akhir pekan lalu di tengah desas-desus paddock bahwa Red Bull dan Aston Martin mungkin telah melewati batas anggaran tahun lalu.

5 Tracks That F1 NEED to Bring Back

“Ini adalah ujian yang sangat penting untuk cost-cap,” ungkap Race Director Ferrari Laurent Mekies di Singapura. “Dan, seperti yang kami katakan, jika kami tidak lulus tes itu, mungkin game over, karena implikasinya sangat besar.”

Ada daftar luas hukuman untuk pelanggaran "kecil" termasuk teguran publik, denda, pembatasan pengujian aerodinamis dan pengurangan poin pengemudi dan/atau konstruktor.

Sementara itu, hukuman olahraga untuk pengeluaran lebih besar dari lima persen ($7,25 juta) juga mencakup kemungkinan skorsing, atau bahhkan diskualifikasi dari kejuaraan.

Daripada berfokus pada potensi hukuman, Mekies percaya bahwa F1 harus membangun pemahaman yang jelas tentang regulasi finansial.

“Haruskah kita berbicara tentang hukuman sekarang? Mungkin tidak,” kata Mekies. “Saya tahu itu mungkin yang ingin dilihat orang-orang di tribun dan kami menghormati itu. Tetapi pada kenyataannya kita jauh lebih awal dalam proses dari itu.

“Mungkin aspek yang lebih penting dari itu adalah, apakah ada pelanggaran? Apakah kita setuju pada entitas pelanggaran dan, sebagai hasilnya, mengkonfirmasi aturan yang dipatuhi semua orang?

“Jadi, saya pikir yang sangat penting sekarang adalah FIA sepenuhnya menegakkan aturan seperti yang tertulis sekarang. Dan kemudian setelah penalti adalah masalah yang berbeda.”

Bagi Ferrari, tidak ada tanda tanya tentang bagaimana aturan harus diterapkan.

"Setidaknya bagi kami tidak ada pertanyaan tentang apa interpretasi dari apa yang telah kami lakukan karena ini adalah diskusi berkelanjutan dengan FIA - dan saya pikir prosesnya memang seperti itu," tambah Mekies.

“Kemudian selanjutnya, tentu saja, Anda memiliki pemeriksaan terakhir yang sedang kita bicarakan sekarang, yang kita semua tunggu. Tetapi kenyataannya, kami melihat sangat sedikit ruang untuk kejutan seperti yang telah kami diskusikan tanpa henti dalam dua tahun terakhir dengan mereka.”

Mekies menekankan bahwa bahkan pengeluaran di atas batas, sekecil apapun itu, dapat memberikan keunggulan kompetitif yang besar bagi tim.

“Kami menganggapnya sangat serius, karena ini adalah jumlah waktu putaran yang serius,” jelasnya. “Tujuh juta akan seperti 70 insinyur. Tujuh puluh insinyur, mereka akan memberi Anda waktu putaran yang serius. Itu salah satu contohnya.

“Jadi, jika Anda berpikir tentang kekuatan yang dimiliki regulasi ini, Regulasi Finansial ini, itu mungkin mengalahkan Regulasi Teknis dan Olahraga pada saat yang sama jika Anda memikirkan jumlah waktu putaran yang ada dalam angka-angka semacam itu. ”

Mekies menambahkan: “Salah satu alasan utama mengapa kami membenturkan tentang transparansi dan keparahan karena jika ternyata menjadi sesuatu yang bisa dipakai tim untuk bertaruh demi mendapat keunggulan kompetitif maka seluruh sistem akan runtuh. Itulah sebabnya, terutama dalam kerangka contoh pertama pembatasan anggaran yang dilanggar, Anda membutuhkan tingkat keparahan itu.”