Dilaporkan oleh Mirror Sport dan jurnalis bisnis F1 Vincenzo Landino, peluncuran livery F1 2023 Red Bull di New York juga dapat menandai potensi hubungan dengan Ford.

Laporan tersebut bahwa Ford akan mengirimkan sejumlah content creator dan influencer ke New York pada 3 Februari, tanggal peluncuran livery Red Bull.

Michael Schumacher vs Lewis Hamilton: The never-ending debate?

Landino menulis di akun twitter pribadinya selama akhir pekan: “Tanggal peluncuran livery Red Bull adalah 3 Februari di New York City. Saya mendapat kabar dari beberapa kontak saya bahwa Ford mengirim beberapa content creator dan pemberi pengaruh ke NYC pada tanggal yang sama. Kebetulan?"

Sementara Mirror Sport lebih kuat dengan laporan mereka, mengklaim bahwa "kesepakatan diharapkan, meskipun belum ditandatangani".

Meskipun Ford memiliki sejarah F1 yang kaya, mereka belum pernah terlibat dalam olahraga tersebut sejak awal tahun 2000-an.

Tanda lain bahwa Ford dapat kembali ke F1 adalah komentar presiden FIA Mohammed Ben Sulayem awal bulan ini yang masih membuka pintu lebar untuk pabrikan baru menyetujui regulasi Power Unit baru untuk musim 2026.

“Dalam waktu singkat, mungkin paling cepat minggu depan, pabrikan lain bisa menandatangani regulasi mesin 2026,” ujarnya di Reli Dakar.

Perlu dilihat lagi sejauh mana rumor ini akan berkembang karena Red Bull juga tengah melirik opsi mengembangkan Power Unit mereka sendiri melalui divisi Powertrains yang baru dibentuk.

Namun dengan mereka sudah melakukan pembicaraan dengan Porsche, yang pada akhirnya gagal, kemitraan profil tinggi dengan pabrikan mobil besar adalah langkah logis yang bisa diambil tim Milton Kenyes.