Valtteri Bottas kembali tak mampu mengimbangi rekan satu timnya, Lewis Hamilton. Yang terbaru, pembalap Finlandia itu finis kedua di F1 GP Portugal, tertinggal 25 detik lebih dari Hamilton. 

Start dari posisi kedua, Bottas sebenarnya sempat memimpin balapan usai menyalip rekan satu timnya di Mercedes-AMG F1 team di Tikungan 8 Lap 1, tapi itu tak berlangsung lama. Hamilton langsung menyusul Bottas di Tikungan 1 dengan bantuan DRS. 

 

Pada akhirnya, Bottas harus puas finis di posisi kedua, lebih dari 25 detik di belakang Hamilton, yang menorehkan kemenangan ke-92 di F1 serta melampaui rekor Michael Schumacher.

“Iya, lap pembuka lumayan bagus, ada sedikit gerimis, jadi agak tricky,” ucap Bottas. “Jelas, beberapa mobil dari belakang, dengan ban Soft lebih unggul, tapi saya cukup senang bisa memimpin. Tapi, sejujurnya, setelah itu, saya tidak punya kecepatan hari ini, saya tidak mengerti kenapa, tapi tidak punya kecepatan.

“Saya mencoba untuk bertahan tetapi pada kecepatan dia mendekatkan jarak, tidak ada yang benar-benar bisa saya lakukan. Seperti yang saya katakan, saya tidak tahu mengapa saya tidak memiliki kecepatan hari ini. Saya berusaha dengan keras, tetapi seharusnya lebih cepat. "

Ban soft tidak akan membantu

Bottas telah meminta ban lunak untuk stint kedua melalui radio tim, tetapi Mercedes memasang ban kompon keras untuk memastikan kedua mobil berada di strategi yang sama. Namun demikian, Bottas meragukan perubahan strategi ke ban soft akan membantunya untuk mengalahkan Hamilton.

“Saya berharap untuk memperpanjang stint pertama sedikit dan memakai soft di akhir, tapi saya tidak berpikir itu akan membuat perbedaan pada hasil hari ini,” tambah Bottas.

Hasil ini juga menempatkan Bottas dalam posisi sulit untuk mengejar Hamilton di klasemen. Dengan 179 poin, eks pembalap Williams itu tertinggal 77 poin dari pemimpin klasemen dengan lima balapan tersisa.