Formula 1 telah mengumumkan Grand Prix Jepang di Suzuka akan tetap ada di kalender selama tiga tahun berikutnya setelah kontrak baru disepakati. Kontrak yang disepakati antara promotor balap Mobilityland dan F1 berarti GP Jepang akan tetap ada di kalender hingga musim 2024.

GP Jepang sudah menjadi bagian penting di kalender sejak 1987, sering menjadi tempat banyak final gelar ikonik selama bertahun-tahun.

GP Jepang 2020 dibatalkan karena virus korona, sementara F1 diperkirakan akan kembali pada Oktober meskipun ada kekhawatiran yang meningkat menjelang Olimpiade, yang akan berlangsung di Tokyo pada musim panas.

Pabrikan Jepang Honda mengundurkan diri dari olahraga pada akhir musim tetapi mereka memiliki perwakilan seorang pembalap untuk pertama kalinya sejak 2014, yakni Yuki Tsunoda dari AlphaTauri.

Berbicara tentang pengumuman tersebut, CEO F1 Stefano Domenicali berkata: “Saya sangat senang bahwa Formula 1 akan terus berlomba di Sirkuit Suzuka selama tiga tahun lagi.

“Jepang memiliki tempat khusus di hati dan pikiran para penggemar F1 di seluruh dunia, dan Suzuka telah menjadi tuan rumah bagi banyak momen paling legendaris olahraga, dengan 11 gelar Pembalap diputuskan di sana.

Grand Prix Jepang selalu menampilkan drama yang mencekam dan menarik, dan saya senang kami dapat terus menghadirkan aksi dan kegembiraan Formula 1 kepada para penggemar olahraga motor Jepang yang bersemangat.

“Perpanjangan ini merupakan bagian dari komitmen jangka panjang kami untuk mengembangkan olahraga ini di Asia, dan kami senang dapat melanjutkan hubungan yang sukses dengan Mobilityland.

"Saya secara pribadi ingin berterima kasih kepada Tn. Tanaka dan timnya atas upaya berkelanjutan mereka dalam mencapai kesepakatan ini, dan kami berharap dapat bekerja sama dengan promotor untuk meningkatkan popularitas dan basis penggemar Formula 1 di sana. ”

Suzuka merayakan hari jadinya yang ke-60 pada tahun 2022, yang dibangun pada tahun 1962.

 

Comments

Loading Comments...