F1 telah berencana untuk kembali menggelar Grand Prix Turki di Istanbul Park untuk musim kedua beruntun setelah GP Kanada dibatalkan akibat pembatasan ketat COVID-19, dan penerapan karantina untuk perjalanan ke sana.

Namun, keraguan soal Grand Prix Turki pada kalender tahun ini muncul setelah pemerintah Inggris menempatkan Turki ke dalam daftar merahnya. Dan bukan hanya Formula 1, final Liga Champions juga akan dipindahkan ke Portugal, dari rencana awal di Istanbul.

Dengan Austria sekarang menjadi tuan rumah balapan berturut-turut, seperti yang terjadi pada tahun 2020, GP Prancis telah mundur seminggu, yakni pada 18-10 Juni, bukan 25-27 Juni seperti yang direncanakan semula - diikuti oleh dua event di Austria.

Ajang pertama di Austria akan dikenal sebagai Styrian Grand Prix, dan akan berlangsung pada 25-27 Juni. GP Austria mempertahankan posisinya pada 2-4 Juli - membuatnya menjadi triple-header.

Berbicara tentang pengumuman tersebut, CEO F1 Stefano Domenicali mengatakan: “Kami semua menantikan balapan di Turki tetapi pembatasan perjalanan yang diberlakukan membuat kami tidak dapat berada di sana pada bulan Juni.

"Formula 1 telah menunjukkan lagi bahwa ia mampu bereaksi dengan cepat terhadap perkembangan dan menemukan solusi dan kami senang bahwa kami akan memiliki double-header di Austria yang berarti musim kami tetap pada 23 balapan.

“Saya ingin berterima kasih kepada promotor dan pihak berwenang di Turki atas semua upaya mereka dalam beberapa minggu terakhir dan ingin berterima kasih kepada promotor di Prancis dan Austria atas kecepatan, fleksibilitas, dan antusiasme mereka dalam mengakomodasi solusi ini.

"Kami telah melakukan percakapan yang sangat baik dengan semua promotor lainnya sejak awal tahun dan terus bekerja sama dengan mereka selama periode ini. "

Kalender F1 2021 yang direvisi:

Monako - 23 Mei

Azerbaijan - 6 Juni

Prancis - 20 Juni

Austria - 27 Juni

Styria - 4 Juli

Inggris Raya - 18 Juli

Hongaria - 1 Agustus

 

Comments

Loading Comments...