Memulai Grand Prix Inggris dari pit-lane, Sergio Perez berjibaku untuk meraih poin untuk Red Bull, terlebih setelah Max Verstappen terlibat insiden dengan Lewis Hamilton pada awal balapan.

Namun pada akhir balapan, saat Checo berada di 10-besar, tim menarik pembalap Meksiko itu ke pit untuk kali ketiga. Ia diberikan ban kompon lunak, dan mencuri fastest lap pada lap akhir.

Punya peluang untuk finis maksimal di P7, Perez mengonfirmasi keputusan Red Bull menariknya ke pit untuk meraih fastest lap merupakan alasan strategis. Meski tidak dijelaskan secara lebih rinci, kemungkinan untuk mencegah Hamilton meraih fastest lap.

“Itu adalah balapan yang sulit, kami tidak dapat membuat kemajuan sebanyak yang diharapkan. Kami menemukan diri kami dalam posisi yang sangat sulit dengan ban. Begitu kami masuk ke kereta DRS, cukup sulit untuk melewati orang.

“Saya pikir P7 mungkin hari ini, pasti. Saya pikir Lance [Stroll] dan Fernando [Alonso], dengan beberapa lap lagi, pasti bisa mendapatkannya tetapi selain itu, itu cukup sulit. Pada akhirnya, karena alasan strategis, kami memutuskan untuk berhenti untuk putaran tercepat.”

Perez juga terlibat insiden dengan Kimi Raikkonen, di mana pembalap Alfa Romeo itu melintir setelah terkena kontak di T15. Steward memutuskan untuk tidak mengambil tindakan lebih lanjut atas insiden keduanya

“Saya pikir dia terlalu optimis. Dia bergerak sangat terlambat ke [Turn] 15, saya menyalipnya di luar dan kemudian ke [Turn 1] saya di dalam jadi saya di depannya dan dia mencoba untuk tetap di luar. ”

Non-skor Perez di Silverstone membuatnya turun ke urutan kelima dalam kejuaraan pebalap, di belakang Lando Norris dari McLaren dan Valtteri Bottas dari Mercedes.