Beberapa jam setelah meraih kemenangan Sprint Race 2 F2 Monaco, Steward mencatat "Mobil #7 [Hitech milik Lawson] ditemukan menggunakan throttle map yang tidak sesuai dengan regulasi teknis."

Di F2, pengemudi diharuskan untuk menggunakan peta progresivitas pedal throttle yang diprogram dalam posisi salah satu kenop putar throttle map di setir saat putaran formasi dimulai, dan seluruh balapan dimulai saat mobil mencapai 50 km/jam.

Menyusul penyelidikan setelah balapan, Lawson dinyatakan bersalah menggunakan peta throttle berbeda di awal balapan, yang bertentangan dengan Peraturan Teknis - Pasal 3.6.5.

Pembalap Hitech itu bergegas meraih kemenangan di pagi hari di Monte Carlo. Lawson menyalip Oscar Piastri dengan langkah berani ke tikungan kedua dari belakang, dalam kondisi basah. Sejak saat itu, dia mengontrol kecepatan di depan dan menahan tekanan di pertengahan balapan dari Ticktum.

Diskualifikasi Lawson berarti Ticktum mewarisi kemenangan dan bergerak ke posisi kedua dalam klasemen pembalap, 18 poin di belakang Guanyu Zhou.

Akibatnya, Red Bull junior turun ke posisi keempat klasemen. Keputusan diskualifikasi ini juga membuat Oscar Piastri naik ke posisi kedua dan mempromosikan Juri Vips ke podium.

Sisa dari sepuluh besar adalah sebagai berikut: Theo Pourchaire, Ralph Boschung, Richard Verschoor, Lirim Zendeli, Jehan Daruvala, Jack Aitken dan Robert Shwartzman.

Hanya delapan poin skor teratas dalam balapan sprint F2, tetapi karena Shwartzman finis di dalam sepuluh besar setelah menetapkan lap tercepat, dia mendapat tambahan dua poin.

Selanjutnya, akan berlangsung Feature Race setelah kualifikasi F1 pada Sabtu Malam Waktu Indonesia Barat.