Robin Frijns mengklaim pole position Formula E pertama yang brilian untuk balapan kedua musim 2021 dalam sesi kualifikasi dramatis di Diriyah E-Prix.

Dengan empat mobil Mercedes dan Venturi tak bisa mengikuti sesi karena penyelidikan FIA terhadap kecelakaan latihan besar-besaran Edoardo Mortara, jalannya kualifikasi jadi lebih sulit diprediksi.

Pembalap Envision Virgin Racing Frijns mengambil keuntungan penuh dengan mencatatkan pole position FE perdananya, dengan catatan waktu 1 menit 7,889 detik. Unggul sekitar 0,289 detik dari pembalap Dragonj/Penske Autosport, Sergio Sette Camara.

Rekrutan baru Jaguar Sam Bird yang sebelumnya mencatatkan catatan waktu tercepat di Superpole dikalahkan Camara dan kemudian Frinjs mencatatkan waktu lebih cepat, tapi ia lebih cepat dari duet NIO, Oliver Turvey dan rekan satu timnya, Tom Blomqvist masing-masing menempati posisi keempat dan kelima, Nico Muller dari Dragon melengkapi susunan pembalap Superpole di posisi keena.

Juara Formula-E dua kali, Jean-Eric Vergne hampir menembus superpole, dan harus puas start ketujuh dengan DS Techeetah, di depan Sebastien Buemi dari Nissan, pembalap Mahindra Alex Lynn dan juara bertahan Antonio Felix da Costa, yang menempati posisi kedelapan sampai ke-10.

Itu adalah sesi kualifikasi yang kacau bagi Jaguar Mitch Evans dan pembalap Audi Rene Rast, keduanya gagal menyelesaikan putaran kekuatan penuh setelah melewatkan cut-off di grup pembuka, yang berarti mereka akan line-up 18 dan 19 masing-masing.

Setelah mengklaim kemenangan perdana dalam balapan pembukaan musim ini, pemimpin klasemen sementara, Nyck de Vries akan memulai balapan dari belakang grid setelah Mercedes dan Venturi tak bisa mengambil bagian dalam kualifikasi karena penyelidikan yang sedang berlangsung atas kecelakaan Mortara.

Mortara mengalami kecelakaan besar setelah melakukan start latihan pada sesi latihan bebas Race 2, menabrak tembok setelah tidak bisa melambat untuk Tikungan 18. Pembalap Swiss itu dalam keadaan sadar tetapi telah dibawa ke rumah sakit dengan ambulans untuk pemeriksaan pencegahan.

Hanya beberapa menit sebelum kualifikasi dimulai di Arab Saudi, FIA mengumumkan bahwa tim Mercedes dan Venturi tidak akan diizinkan untuk berpartisipasi karena masalah keamanan terkait powertrain setelah kecelakaan tersebut.

Akibatnya, Vries, Mortara, Stoffel Vandoorne dan Norman Nato semua akan memulai balapan kedua akhir pekan ini dari belakang grid, bergabung dengan Andre Lotterer dari Porsche, yang tidak dapat ikut serta dalam kualifikasi setelah mengalami kerusakan yang parah di sesi latihan.

Hasil kualifikasi penuh untuk putaran kedua Diriyah E-Prix di Arab Saudi.

 

Comments

Loading Comments...