Penyelidikan dilakukan FIA untuk mencari penyebab kecelakaan besar Edoardo Mortara setelah latihan Race 2 Diriyah E-Prix, Sabtu (27/2), yang membuat keempat mobil FE dengan powertrain Mercedes tak boleh mengikuti kualifikasi.

Mortara dibawa ke rumah sakit dengan ambulans setelah menabrak dinding sirkuit TecPro di Arab Saudi, tetapi tidak mengalami cedera apapun setelah menjalani pemeriksaan pencegahan.

Analisis kecelakaan menemukan bahwa kecelakaan Mortara disebabkan oleh kegagalan sistem pengereman belakang yang bermasalah setelah sebelumnya mobil Venturi-nya mengalami masalah rem depan.

Setelah itu, keempat mobil dengan powertrain Mercedes-EQ ditahan untuk tidak mengikuti kualifikasi Race 2, sebelum akhirnya diberi lampu hijau untuk mengikuti balapan kedua di Arab Saudi.

"Pertama dan terpenting, kami senang bahwa Edo selamat dan baik-baik saja setelah kecelakaannya di FP3," bunyi pernyataan tim Mercedes. “Analisis kami sejak saat itu telah memungkinkan kami untuk memahami apa yang terjadi dan melakukan tindakan balasan yang sesuai.

“Sistem pengereman pada mobil Formula E dirancang sedemikian rupa sehingga jika rem depan gagal berfungsi, sistem rem belakang diaktifkan sebagai pengaman.

“Dalam hal ini, parameter software yang bermasalah membuat sistem rem belakang tidak aktif sebagaimana mestinya dan sistem fail-safe tidak bekerja.

“Kami sekarang telah memperbaiki masalah perangkat lunak dan menunjukkan kepada FIA, yang senang bahwa masalah tersebut telah diselesaikan. Alhasil, FIA akan mengizinkan semua mobil bertenaga Mercedes untuk balapan malam ini.

Balapan malam Diriyah E-Prix kedua dimulai pada Minggu (28/2) dini hari pukul 12 malam.

 

Comments

Loading Comments...