Untuk pertama kalinya dalam sejarah, Formula E akan membalap ke Cape Town di Afrika Selatan, serta Seoul di Korea Selatan.

Keduanya masuk ke dalam kalender FE musim 2022, yang terdiri dari 16 balapan yang berlangsung di 12 kota berbeda di seluruh dunia. Ad Diriyah kembali akan membuka musim sebelum bertolak ke Mexico City pada 12 Februari.

Cape Town akan menjadi tuan rumah ePrix perdana Afrika Selatan pada 26 Februari, sementara lokasi balapan di China masih belum dikonfirmasi. Roma, Monako dan Berlin tetap ada di kalender, tepat sebelum putaran sembilan, yang belum dikonfirmasi.

Formula E menuju ke Vancouver pada 2 Juli sebelum double-header di New York. Musim berakhir dengan dua balapan di London, kemudian dua balapan Korea Selatan di Seoul. Tahun ini Paris tidak akan menggelar balapan, dan kembali pada 2023 sebagai balapan dua tahunan.

Berbicara tentang berita tersebut, salah satu pendiri Formula E Alberto Longo mengatakan: “Dalam sejarah singkat Formula E, kami selalu berusaha untuk mengembangkan kejuaraan dan jangkauan kami. Musim depan akan menjadi tengara lain untuk seri ini dengan rekor jumlah balapan dan kota-kota baru yang luar biasa yang mendukung Formula E dan gerakan listrik kami.

“Untuk kembali balapan ke Afrika Selatan, bersama dengan kota seperti Vancouver dan Seoul, adalah pencapaian besar untuk seri ini, selain memperluas Monaco ke acara tahunan. Sebagai musim terakhir kami dengan mobil Gen2, ini menjanjikan untuk menjadi salah satu yang paling menarik dan meletakkan dasar bagi era Gen3 yang serba baru di musim sembilan.”

Pengumuman ini sebenarnya masih menyisakan tanda tanya, khususnya soal keberlanjutan Jakarta E-Prix yang rencana awal akan digelar pada tanggal 6 Juni 2020. Namun balapan tersebut dibatalkan karena pandemi COVID-19 di Indonesia, yang sampai saat ini masih berada dalam tahap menghawatirkan.

FE kembali beraksi akhir pekan ini dengan double-header di New York. Edoardo Mortara memimpin kejuaraan pembalap dengan 10 poin setelah berturut-turut finis di tiga besar di Puebla ePrix.

Robin Frijns duduk di urutan kedua di depan Antonio Felix da Costa dan Rene Rast. Mitch Evans dan dua pebalap Mercedes Nyck de Vries dan Stoffel Vandoorne melengkapi tujuh besar klasemen. Setelah New York, Formula E menuju London untuk melakukan double-header, sebelum menuju Berlin untuk putaran final.