Jorge Martin akan melakoni comeback yang sangat dinantikan pada Grand Prix Catalunya akhir pekan ini, namun ia menekankan tidak ada target spesifik yang dibebankan.

Balapan terakhir yang diikuti Martin adalah balapan terakhir double-header Losail, Grand Prix Doha, di mana ia merebut pole dan podium pertamanya di kelas premier. Setelahnya, ia mengalami kecelakaan di sesi FP3 di Portimao yang membuatnya absen akhir pekan setelah menderita cedera patah tulang.

Pembalap berusia 23 tahun itu melewatkan Mugello akhir pekan lalu yang awalnya merupakan target awal comebacknya, yang digambarkannya sebagai bulan yang panjang untuk rookie MotoGP.

Martin berkata: "Ini adalah bulan yang panjang bagi saya, sangat sulit. Saya telah bekerja keras selama ini untuk mencoba pulih secepat mungkin.

“Target saya adalah datang ke Mugello, tetapi yang pasti kami tahu bahwa itu bukan trek terbaik untuk kembali. Ini benar-benar menuntut fisik dan saya bisa melihat banyak motor bergerak dan bergetar, jadi saya pikir lebih baik datang ke sini.

"Akhirnya saya bisa mencapai ini dan mudah-mudahan saya bisa memiliki akhir pekan yang hebat. Saya tidak punya target untuk hasil apapun, hanya untuk mendapatkan kepercayaan diri, untuk membuat lap, dan mudah-mudahan kami bisa melakukan pekerjaan dengan baik."

Martin juga berbicara tentang kesuksesan Ducati baru-baru ini yang membuat pabrikan Italia itu mengklaim dua kemenangan berkat Jack Miller dan berbagai podium untuk Francesco Bagnaia dan Johann Zarco dalam ketidakhadirannya.

“Itu tidak membuat frustrasi. Saya pikir itu sebaliknya. Saya senang untuk Ducati karena pada akhirnya bukan saatnya bagi saya untuk selalu berada di podium,” tambah Martin.

“Target saya adalah untuk belajar dan hanya membuat pengalaman dan saya telah berbicara dengan tim dan mereka mengatakan kepada saya sesuatu yang baru yang sedang mereka kerjakan dan semuanya menjadi lebih baik, dan ya, senang untuk Ducati.”