Ini merupakan tes MotoGP Catalunya yang singkat untuk Enea Bastianini. Pembalap Avintia Ducati itu hanya menyelesaikan 36 lap, hanya Franco Morbidelli yang mencatatkan jumlah laptime lebih sedikit.

Hal ini dikarenakan Bastianini menderita sakit di bagian bahu dan lengan sejak balapan hari Minggu. Pun demikian, juara Moto2 2020 itu tetap meraih finis 10 besar ketiganya pada balapan hari Minggu.

Terlepas dari kondisi fisiknya, Bastianini menyinggung tes Barcelona sangat penting dengan berbagai peningkatan, khususnya terkait kecepatan di tikungan tengah. 

Pembalap Italia itu tidak merinci bagian baru apa yang dia coba, namun, pria berusia 23 tahun itu mengatakan bahwa itu melibatkan bagian depan mesin Ducati-nya.

"Hari ini adalah hari yang sulit karena sejak kemarin pagi saya merasakan sakit di bahu dan juga di lengan saya. Tes itu penting, terutama untuk bekerja di bagian tengah tikungan karena saya agak lambat di area ini dan terutama di balapan ini untuk melepaskan rem itu sulit bagi saya.

“Saya sudah mencoba beberapa hal baru di depan, saya berhasil meningkatkan perasaan saya dan saya merasa lebih kompetitif juga pada ban bekas. Kita akan lihat apakah semua ini berhasil untuk kita di Sachsenring.”

Setelah balapan akhir pekan lalu, Bastianini tetap menjadi pembalap teratas dalam pertarungan rookie of the year - tujuh poin di depan Jorge Martin yang kembali ke MotoGP di Spanyol.

 

Comments

Loading Comments...