Kemenangan Marc Marquez di MotoGP Jerman hari Minggu memperpanjang rekor tak terkalahkannya di Sachsenring menjadi sebelas kali berturut-turut. Lebih penting lagi, ini jadi kemenangan pertama Honda sejak Valencia 2019.

HRC mengalami paceklik kemenangan selama 21 balapan, rekor terlamanya sejak 1982, setelah Marquez absen selama sembilan bulan karena komplikasi pada tulang humerus kanannya yang patah.

“Menang di sini di Sachsenring sangat penting. Ini adalah hari yang sangat penting, tetapi terlebih lagi bagi pengendara. Marc Márquez telah lama menderita, tanpa balapan, tanpa hasil dan ini sangat menyakitkan bagi pebalap seperti dia," kata manajer tim Repsol Honda Alberto Puig.

"Kami harus menghargai apa yang telah dia lakukan dan berterima kasih atas semua usahanya selama periode ini, lalu apa yang dia lakukan di Jerman benar-benar luar biasa.

“Itu sangat penting bagi Tim Repsol Honda, untuk semua staf yang bekerja di HRC, semua orang yang mendukung kami di sini di trek dan di belakang layar, insinyur, teknisi, semuanya. Ini hari yang istimewa. Ini hari untuk berterima kasih kepada semua orang, terutama Marc.”

Tapi Puig tidak berada di bawah ilusi kemenangan Sachsenring, dan menegaskan masalah grip belakang RC213V belum teratasi. Oleh karena itu, eks pembalap GP 500cc itu meminta tim kembali bekerja di Assen akhir pekan ini.

“Untuk perusahaan seperti Honda, yang terbiasa memenangkan banyak balapan sepanjang hidup balap mereka, periode ini sangat menyakitkan. Tetapi kami memahami bahwa hidup terkadang sulit dan pada saat ini kami memiliki beberapa masalah," kata Puig.

“Kami juga tahu bahwa Marc tidak seratus persen fit, tetapi hari Minggu adalah hari yang penting karena kami bisa meraih kemenangan, tetapi kami tidak percaya bahwa masalah kami telah teratasi.

“Kami akan bekerja untuk memberikan semua pembalap kami, tidak hanya Marc, motor terbaik yang mungkin.”

Puig menambahkan: “Sejujurnya, saya tidak berpikir [kemenangan ini mengubah sisa musim]. Saya pikir kami harus menyelesaikan masalah kami dan Marc masih harus terus pulih. Kami akan mengalami pasang surut musim ini.

"Hasil di Sachsenring sangat penting, tetapi itu tidak berarti kami sekarang telah memperbaiki segalanya. Berpikir seperti ini akan menjadi kesalahan, kami harus memikirkan apa yang dapat kami tingkatkan sedikit demi sedikit dan menghadapi pertempuran baru di Assen."

Rekan setimnya Pol Espargaro adalah pembalap Honda terbaik berikutnya pada hari Minggu, di tempat kesepuluh dengan 14,8 detik dari Marquez. Espargaro sekarang berencana untuk menggunakan mesin dan set-up yang sama dengan Marquez sesegera mungkin , untuk mencoba dan 'lebih dekat' ke #93.