Tes Misano pekan lalu dimanfaatkan Michelin untuk mengumpulkan lebih banyak tentang kontruksi ban belakang MotoGP baru, yang diggambarkan sebagai "pengaturan kecil" dari spesifikasi saat ini untuk meningkatkan kinerja pemanasan.

"Kami memiliki casing belakang baru, yang sudah kami uji di Qatar dan Barcelona. Jadi sekarang kami coba lagi di sini," kata Piero Taramasso dari Michelin.

“Ini adalah casing khusus yang tujuannya adalah untuk meningkatkan pemanasan, di 3-4 lap pertama, kemudian performanya sama dengan spesifikasi standar [saat ini].

“Sejauh ini hasil tes bagus, kami berada di arah yang benar, tetapi kami perlu melakukan lebih banyak tes selama musim ini dan kemudian melihat kapan akan memungkinkan untuk diperkenalkan.”

Namun untuk memenuhi kebutuhan semua tim dan pembalap dengan spesifikasi ban belakang baru, Michelin menunda debut ban tersebut sampai musim 2023.

“2022 sedikit lebih awal karena kami perlu melakukan lebih banyak tes dan juga kami perlu mendapatkan jawaban positif dari semua pebalap dan tim. Ini adalah poin yang paling sulit, jadi kami mungkin perlu sedikit waktu lagi,” kata Taramasso.

"Tapi dari sudut pandang [manufaktur] kita bisa melakukannya dengan sangat cepat dan itu akan membantu spesifikasi keras menjadi lebih mudah untuk pemanasan. Tapi itu hanya 'penyesuaian' kecil sehingga tidak akan mengubah keseimbangan keseimbangan. motor, itu tidak akan mengubah geometri, paket datanya akan sama, hanya performa di lap awal."

Para pembalap berkesempatan untuk menjajal ban belakang Michelin baru di Jerez, tes resmi terakhir tahun ini pada akhir November.

"Mungkin kami akan mencoba lagi ban ini [di Jerez] karena untuk lebih memahami [pemanasan] kami perlu menggunakan dalam kondisi dingin," kata Taramasso. Jadi, jika kami memiliki kondisi yang lebih dingin di Jerez, itu akan lebih baik bagi kami."

Michelin baru-baru ini memperpanjang kontrak MotoGP hingga 2026.