Pembalap tim pabrikan HRC WorldSBK Xavi Vierge bisa saja mempersiapkan diri untuk musim debut MotoGP seandainya tim Petronas Yamaha tidak mengalami masalah sponsor.

Pembalap Spanyol itu sempat menjadi salah satu opsi Team Principal Petronas Yamaha saat itu (sekarang jadi pemilik WithU Yamaha RNF) Razlan Razali untuk promosi ke MotoGP. Namun, harapan tersebut langsung menguap saat tim kehilangan Petronas sebagai sponsor, membuat SRT (Sepang Racing Team) menutup operasional mereka di Grand Prix.

Vierge sendiri mengatakan ada peluang bagus untuk dia dipromosikan, tetapi begitu masalah sponsor menjadi jelas maka masa depan tidak hanya jauh dari MotoGP tetapi juga Moto2 cukup jelas.

Hal ini memungkinkan HRC, yang tengah mencari dua pembalap baru untuk menggantikan Alvaro Bautista dan Leon Haslam, menarik Vierge bersama kompatriotnya, Iker Lecuona, untuk membentuk line-up all-rookie untuk WorldSBK 2022.

Mengungkit lagi proses kepindahannya ke MotoGP, Vierge mengatakan: “Sekitar pertengahan musim kami memiliki kemungkinan untuk bergabung dengan tim itu (Petronas Yamaha) dengan rencana yang sangat bagus untuk masa depan.

"Tapi kemudian, saat mereka mulai memiliki masalah dengan semua sponsor mengubah sepenuhnya rencana untuk masa depan.

“Jadi dengan masalah itu kami tidak memiliki kemungkinan untuk naik (motor) itu dan kami mulai kemudian memiliki kesempatan untuk HRC.

“Bagi saya, jauh lebih baik bergabung dengan tim pabrikan seperti Honda. Kami memiliki pabrik di belakang (kami) yang memiliki tujuan untuk memberi kami segala yang mereka bisa untuk memperebutkan kemenangan dan gelar.

"Jadi bagi saya sebagai pebalap, saya lebih menyukai ini daripada pergi dengan tujuan hanya pergi ke grid MotoGP dan itu saja. Ini bagi saya tidak bagus jadi saya lebih suka menjadi pebalap pabrikan Honda."

Setelah gagal mengontrak Raul Fernandez dan Toprak Razgatlioglu - pilihan teratas tim WithU Yamaha RNF akhirnya jatuh kepada Darryn Binder dari Moto3, sebuah keputusan yang sangat mengejutkan dan memicu perdebatan di paddock.

Namun meski begitu, perpindahan dari Moto3 langsung ke MotoGP telah dilakukan sebelumnya dan tidak hanya itu, telah dilakukan dengan sangat sukses oleh Jack Miller.

Seperti Miller, Vierge percaya Binder perlu diberi waktu untuk beradaptasi, yang terkadang tidak diberikan kepada pebalap muda, contohnya Lecuona yang kini bersamanya di WorldSBK.

Mengenai bagaimana Binder bisa tampil di MotoGP, Vierge menambahkan: "Jadi di masa lalu kita telah melihat Jack [Miller] melakukannya dan sekarang Jack berada di tim pabrikan yang bertarung untuk kemenangan dan gelar.

“Memang benar mereka memberinya banyak waktu jadi kita akan lihat apakah mereka memberikan waktu yang sama kepada Darryn [Binder] untuk beradaptasi dengan kategori tersebut.

“Yang pasti dia memiliki (pengalaman) bertahun-tahun bertarung di Moto3 dan mencapai hasil yang baik. Sekarang kita akan melihat apakah dia siap beradaptasi dengan MotoGP. Kami juga akan melihat motor mana yang dia dapatkan juga, tapi saya pikir yang paling penting adalah jika mereka memberinya waktu untuk beradaptasi."