Melakoni balapan World Endurance Championship ke-100, Toyota Gazoo Racing unjuk gigi dengan dua GR010 Hybrid miliknya yang mendominasi Portimao 8 Jam. Namun pada akhirnya adalah mobil #8 yang dikemudikan oleh Kazuki Nakajima, Sebastien Buemi, dan Brendon Hartley melintasi garis finis pertama.

Mengadopsi strategi penghematan bahan bakar, mereka mengalahkan mobil #7 yang berisikan Jose-Maria Lopez, Mike Conway, dan Kamui Kobayashi dengan satu pit lebih sedikit. Namun, Full Course Yellow akhir balapan memangkas jarak keduanya menjadi kurang dari 20 menit, alhasil Toyota menerapkan team-order, membuat Buemi mengungguli Lopez dengan selisih 1,8 detik saja.

Sementara peraih pole, Alpine Elf Matmut, terbukti menjadi lawan tangguh bagi skuat Toyota Gazoo Racing di hampir sepanjang balapan 8 jam. Baik Nicolas Lapiere, Matthieu Vaxiviere, dan Andre Negrao secara bergantian menyulitkan GR010 untuk meraih podium kedua secara beruntun.

Di sisi lain, debutan Glickenhaus Racing finis keempat setelah berbagai masalah dihadapi pabrikan Amerika itu. Ryan Briscoe, Richard Westbrook, dan Romain Dumas dihadapkan pada kesulitan dan drama dengan SCG007, mulai dari masalah ban, kopling selip, sampai kecelakaan dengan dua mobil LMGTE.

JOTA Dominan, Gelael dikalahkan pembalap tuan rumah

Beralih ke LMP2, terjadi pertarungan menarik di Portimao 8 Jam, dengan dua JOTA Sport keluar sebagai protagonis utama. Skuat Inggris dapat finis 1-2 dengan Oreca Gibson #38 milik Antonio Felix da Costa, Anthony Davidson dan Roberto Gonzales mengungguli mobil #28 yang dibela pembalap Indonesia, Sean Gelael.

Gelael, bersama Tom Blomqvist dan Stoffel Vandoorne menampilkan kerja sama yang apik untuk bangkit dari insiden melintir awal balapan menjadi finis kedua, terpaut tiga detik dari Jota #38. Blomqvist terlihat bisa menahan da Costa di belakang, namun manuver sensasional dari pembalap tuan rumah saat balapan menyisakan empat menit membuatnya harus puas finis kedua.

Peraih pole United Autosports juga terlihat sama kuatnya, namun Paul Di Resta, Wayne Boyd, dan Phil Hanson harus mengakui keunggulan strategi JOTA. Hasil ketiga menjadi torehan yang cukup baik bagi juara bertahan.

Ferrari sapu bersih kategori GT

Sementara untuk kategori GT, AF Corse Ferrari #51 yang dikemudikan James Calado dan Alessandro Pier Guidi memimpin sebagian besar setelah memburu pole-sitter Porsche #92 milik Neel Jani dan Kevin Estre. Kemenangan ini juga terasa spesial karena bertepatan dengan ulang tahun ke-32 Calado.

Dominasi skuat Maranello dilengkapi mobil #52 milik Miguel Molina dan Daniel Serra yang juga berhasil mendahului Porsche #92 di pertengahan balapan, dan memastikan finis 1-2 yang dominan. Sementara itu, Porsche yang kesulitan dengan tingkat keausan ban pada 911 RSR miliknya harus puas finis ketiga dan keempat.