Setelah dua musim yang sangat kaut di Ducati, di mana ia menjadi penantang gelar WorldSBK, kepindahan Scott Redding ke BMW tidak berjalan mulus dengan rasa frustrasi dan kekecewaan mewarnai hari-harinya bersama skuat Bavaria.

Dipasangkan dengan Michael Van Der Mark, bisa dibilang line-up BMW untuk musim 2022 adalah yang terbaik sejak tim menjadi pabrikan penuh WorldSBK pada 2019. Namun performa keduanya gagal menyamai klaim tersebut, dengan M 1000 RR secara konsisten tertinggal di belakang.

Sebaliknya, Honda yang tahun lalu menjadi pabrikan terburuk justru menemukan peningkatan dengan duo rookie Iker Lecuona dan Xavi Vierge, yang membawa CBR 1000 RR-R yang telah ditingkatkan bertarung secara konsisten untuk lima besar.

Freddie Spencer's position is UNTENABLE! | Crash.Net MotoGP Podcast 53

Situasinya semakin sulit bagi BMW dengan Van Der Mark mengalami cedera kaki pada kecelakaan sepeda gunung saat pra-musim, membuat Meneer satu ini melewatkan tiga dari empat putaran pertama 2022.

BMW: Kami tersesar dengan Redding di beberapa ronde pertama

Meskipun Redding terlihat sedikit lebih nyaman pada beberapa akhir pekan balapan terakhir, beradaptasi dengan M 1000 RR tetap menjadi tantangan bagi mantan pebalap MotoGP tersebut.

Berbicara kepada WorldSBK.com, Direktur BMW Motorrad Motorsport, Marc Bongers mengatakan: “Dia mengambil beberapa adaptasi dan dalam beberapa putaran pertama saya akan mengatakan kami tersesat dengannya. Sulit untuk menemukan basis yang tepat, masalah di banyak area.

“Kami menjalani tes sebelum Estoril di mana kami mengatur ulang basis motor dan sejak saat itu, setidaknya kami lebih konsisten tetapi kami masih memiliki masalah yang harus kami selesaikan untuknya, terutama pada rem dan exit tikunganm, di mana dia masih kalah dibandingkan dengan pesaing langsung kami."

Redding: Saya di sini untuk menang

Agar BMW menjadi kekuatan dominan di Superbike, memaksimalkan potensi menjadi hasil perlu dilakukan lebih cepat daripada nanti.

Tim membuat pernyataan besar ketika menandatangani pebalap sekaliber Redding, tetapi seperti yang diharapkan, juara BSB 2019 tidak dapat menyelesaikan titik lemah motor melalui bakat dan kemampuannya.

Scott Redding, Misano WorldSBK, 10 June

Dengan Alvaro Bautista, Jonathan Rea dan Toprak Razgatlioglu tampil di level yang belum pernah kita lihat sebelumnya di WorldSBK, jalan BMW untuk memenangkan balapan lebih sulit dari sebelumnya.

Itu sebabnya Redding percaya kesabaran diperlukan, meskipun masalahnya adalah, 'Saya tidak punya. Saya di sini untuk menang'.

Ketika berbicara dengan Speedweek.com, Redding berkata: "BMW memiliki sumber daya, tetapi departemen balap cukup kecil. Ini bagus untuk dapat bereaksi dengan cepat.

"Tetapi terkadang Anda membutuhkan lebih banyak staf untuk membangun proyek yang lebih besar. Segalanya mungkin - tapi berapa lama waktu yang dibutuhkan?

“Banyak langkah telah diambil tetapi saya tidak tahu berapa banyak langkah yang telah diambil dalam empat tahun terakhir dan apa yang dapat saya harapkan untuk empat tahun ke depan.

"Kesabaran terbayar, tapi sayangnya saya tidak punya. BMW memiliki sumber daya dan mereka punya rencana, saya juga berpikir mereka memiliki orang-orang di belakang layar yang dapat membantu.

“Bagus, jika saya pebalap BMW terbaik. Tapi saya di sini untuk menang. Jika saya tidak bisa melakukan itu, itu masalah saya dan saya harus menghadapinya.

"Pada akhirnya kami harus bekerja sama sebagai sebuah kelompok dan meningkatkan sepersepuluh detik dan mendorong batas."