Michael Rinaldi menutup hari Jumat untuk WorldSBK Italia sebagai pembalap tercepat dengan menuntaskan FP2 unggul 0,2 detik dari rival terdekatnya Alex Lowes.

Pembalap baru Aruba.IT Ducati ini menuntaskan beberapa lap dalam rentang 1 menit 34 detik, sesuatu yang tidak bisa dilakukan sebagian besar pembalap.

Rinaldi tercepat kedua selama FP1 di belakang Toprak Razgatlioglu, dan setelah kehilangan 15 menit pembukaan FP2 karena masalah kopling. Namun dengan cepat menunjukan kecepatan dengan jadi yang tercepat pada lap keduanya.

Pun demikian, Rinaldi tidak sepenuhnya senang dengan harinya meski mengatakan laptime datang dengan cukup mudah.

"Hari ini kami melakukan pekerjaan dengan baik - bukan untuk posisi; pagi ini saya berada di urutan kedua tetapi tidak senang dengan perasaan motornya," tambah Rinaldi.

“Saya sedikit kesal, tetapi tim saya telah melakukan pekerjaan yang bagus untuk memberi saya motor yang hebat hari ini dan saya merasa sangat baik juga dengan ban bekas dan waktunya datang dengan mudah.

"Jadi saya senang tentang itu. Yang pasti, kami harus terus bekerja karena kami belum 100%."

Salah satu hal baru untuk akhir pekan WorldSBK Italia adalah penambahan ban kualifikasi kedua di atas ban yang sudah tersedia. Dengan ini, pembalap akan memiliki dua kesempatan pada kualifikasi dan tidak terlalu terpengaruh oleh potensi bendera kuning atau melebihi batas lintasan pada kesempatan awal mereka.

Termasuk dalam hal ini adalah ban depan baru, meski Rinaldi merasa ban tersebut punya potensi, ketidaktahuannya atas ban 'A0508' dari Pirelli membuatnya tak mungkin menggunakannya.

Rinaldi berkata: "Ya, saya senang! Ketika sesuatu yang baru, strateginya selalu berbeda. Saya tidak tahu apakah beberapa pembalap akan memilih untuk melakukan satu SCX dan dua ban kualifikasi (berjalan), atau semua orang menunggu bantuan ' kamu tahu.

“Sepertinya bagus, tapi untungnya saya tidak pernah punya masalah dengan ban depan, jadi mungkin bisa bagus untuk masa depan, tapi saat ini saya tidak berpikir saya akan menggunakan ban itu, hanya karena saya tidak tahu ban."