Pada hari Rabu lalu, Ferrari mengumumkan akan kembali membalap di kategori tertinggi World Endurance Championship, Le Mans Hypercar, mulai 2023. Nantinya, skuad Maranello akan membangun Hypercar sendiri dan menurunkan tim pabrikan.

Charles Leclerc, yang sebelumnya mengungkapkan keinginannya untuk mengikuti Le Mans 24 jam sungguhan setelah menjadi salah satu pembalap undangan F1 yang mengikuti balapan virtual 24 jam tahun lalu, menegaskan kembali ketertarikannya pada acara bergengsi tersebut menyusul pengumuman rencana LMH Ferrari

“Saya suka Le Mans,” Leclerc menjelaskan. “Saya selalu menjadi penggemar Le Mans. Jika ada kesempatan, saya akan sangat senang untuk bergabung tapi saat ini fokus utama saya adalah Formula 1, tapi jika ada peluang kenapa tidak?”

Di sisi lain, rekan satu tim barunya di Ferrari, Carlos Sainz, mengatakan bahwa Le Mans 24 jam bukanlah prioritas utama El Matador, karena ia tengah sepenuhnya fokus dengan ambisi bersama tim F1 barunya.

“Ini jelas merupakan proyek yang sangat menarik,” tambah Sainz. “Saya pikir sangat bagus merek seperti Ferrari ingin mencoba lagi Le Mans dan saya akan menjadi penggemar utama mereka.

“Dari segi mengemudi, kami memiliki banyak pekerjaan yang harus dilakukan di sini dan fokus saya adalah dengan Scuderia Ferrari Formula 1, dan proyek lain saat ini tidak ada dalam pikiran saya. Saya akan mengikuti tapi masih agak terlalu jauh. "

Ditanya apakah keputusan Ferrari untuk masuk WEC adalah konsekuensi langsung dari batas anggaran F1 yang baru diperkenalkan, kepala tim Scuderia Mattia Binotto menjawab: “Tidak, itu sama sekali bukan konsekuensi dari peraturan keuangan.

“Saya pikir program ini telah dievaluasi dari sudut pandang perusahaan dan kami memutuskan sebagai Ferrari untuk terlibat.

“Saya pikir kita harus memahami Ferrari adalah perusahaan yang unik, tidak peduli siapa yang mengambil kendali, dan siapa yang bertanggung jawab, tapi saya tidak akan terlibat secara langsung.

“Kami, sebagai Scuderia Ferrari, jelas sepenuhnya fokus pada program F1, tetapi tidak diragukan lagi bahwa sebagai F1 kami dapat mendukung dengan keahlian, entah bagaimana, kami akan melakukannya, karena kami adalah perusahaan yang unik.”