Scuderia Ferrari menjadi tim F1 terakhir yang memperkenalkan mobil tahun 2021 - SF21 - kepada dunia pada hari Rabu, dua hari sebelum dimulainya pengujian pramusim di Bahrain, yang berlangsung antara 12-14 Maret.

Setelah menjalani musim F1 terburuk dalam 40 tahun dengan menempati posisi keenam kejuaraan konstruktor dan hanya mencetak tiga podium, Ferrari bertekad untuk bangkit kembali dengan mobil 2021 yang diperbarui.

Ferrari memasuki musim yang akan datang dengan line-up pembalap baru, di mana Charles Leclerc mendapatkan rekan satu tim baru, Carlos Sainz, yang dikontrak dari McLaren untuk menggantikan juara dunia empat kali, Sebastian Vettel.

Dalam upayanya untuk naik lebih jauh di grid tahun ini, Ferrari telah memperkenalkan Power Unit baru yang diklaim telah berhasil memulihkan sejumlah besar defisit top speed yang menghambat kinerjanya sepanjang tahun 2020.

Sementara elemen mekanis yang signifikan dibawa dari musim lalu ke musim ini di tengah pembekuan pengembangan sasis dalam upaya untuk menghemat biaya, tim diizinkan untuk melakukan beberapa pekerjaan aerodinamis, membuka pintu bagi Ferrari untuk mengatasi kelemahan lebih lanjut dari SF1000-nya yang draggy.

Bukan cuma mobil baru, tim Maranello juga merombak struktur departemen sasis, yang akan dibagi menjadi empat area menjelang musim baru dan dilakukan setelah pembentukan departemen pengembangan performa baru yang dirancang pada bulan Juli.

Mattia Binotto tetap sebagai Team Principal, tetapi telah mengonfirmasi bahwa dia akan melewatkan beberapa balapan tahun ini untuk berkonsentrasi pada pengembangan mobil F1 2022 Ferrari. Pada akhir pekan Binotto absen, direktur olahraga Laurent Mekies akan bertanggung jawab atas aktivitas trek.

Kesepuluh tim sekarang telah mengungkapkan mobil terbaru mereka untuk musim 2021 menjelang pengujian pramusim di Bahrain, yang dimulai pada hari Jumat. Tes tiga hari yang dipersingkat berlangsung dua minggu sebelum pembukaan musim Grand Prix Bahrain pada 28 Maret.

 

Comments

Loading Comments...