Max Verstappen mengalami kecelakaan besar di Tikungan Copse setelah bersenggolan dengan rival utamanya, Lewis Hamilton, pada Lap 1 Grand Prix Inggris.

Setelah mengalami benturan dengan dampak 51G dengan pembatas ban, Verstappen dapat keluar dari mobil Red Bull miliknya yang hancur, meski terlihat sempoyongan saat diboyong ke Medical Center.

Setelah pemeriksaan awal di pusat medis Silverstone, Verstappen dipindahkan ke rumah sakit di Coventry untuk pemeriksaan pencegahan lebih lanjut setelah dia mengeluh pusing. 

Crash.net mendapatkan informasi pembalap Belanda itu mendapat semua pemeriksaan untuk gegar otak dan juga menghindari cedera pada kakinya.

Setelah balapan, kepala tim Red Bull Christian Horner mengatakan bahwa Verstappen memiliki "kesadaran yang terjaga setiap saat" dan "memar dan babak belur" setelah kecelakaan terbesar dalam karirnya.

Pada Minggu malam, Verstappen memposting pembaruan yang mengonfirmasi bahwa dia telah diberi lampu hijau untuk meninggalkan rumah sakit.

"Diperbolehkan pulang dari rumah sakit setelah semua pemeriksaan baik-baik saja," tulisnya di media sosial. "Terima kasih kepada semua orang untuk semua pesan bagus dan harapan terbaik.”

Dalam sebuah pernyataan tim, Red Bull mengatakan: “Kami dengan senang mengonfirmasi bahwa Max diperbolehkan pulang dari rumah sakit pada pukul 22:00 malam ini, setelah pemeriksaan medis menyeluruh, tanpa cedera besar.

“Max dan Tim ingin mengucapkan terima kasih kepada Marshall dan staf medis di sisi trek atas perawatan luar biasa mereka baik di tempat di Silverstone maupun di Rumah Sakit Coventry.”

Verstappen sebelumnya menuduh Hamilton sebagai "tidak sopan" dan "tidak sportif" dalam cara dia merayakan kemenangan kedelapan Grand Prix Inggris.

Kemenangan keempat Hamilton musim ini telah mengurangi keunggulan kejuaraan Verstappen menjadi delapan poin setelah 10 balapan pembukaan.