McLaren melalui akhir pekan yang sulit di Hongaria, setelah Lando Norris dikeluarkan oleh Valtteri Bottas selepas start, sedang Daniel Ricciardo tak bisa mencetak poin setelah menderita kerusakan dari kekacauan Lap 1.

Meski gagal membawa pulang poin dari Hongaria, dan melihat keunggulan atas Ferrari di klasemen konstruktor sirna, Team Principal Andreas Seidl termotivasi oleh kemajuan yang didapat tim.

“Saya pikir ini adalah pertarungan terbuka seperti yang telah kita lihat sepanjang paruh pertama musim ini. Saya harus mengatakan, [Hongaria] tidak berjalan sesuai rencana tetapi tidak ada yang bisa kami kendalikan," ujar Seidl.

"Tetapi bagi kami itu menggembirakan untuk melihat kemarin bahwa kami benar-benar dapat melawan Ferrari di trek seperti ini karena itu adalah sesuatu yang tidak kami prediksi ketika datang ke sini.

“Saya akan melihat balapan pertama musim ini di trek serupa di mana kami tidak bisa mengejar kecepatan mereka. Jadi itu berbicara atas kerja baik yang telah dilakukan orang-orang di markas dari sisi pengembangan dalam terus meningkatkan mobil yang menggembirakan untuk paruh kedua musim ini.”

Setelah pertarungan sengit melawan Racing Point untuk posisi ketiga klasemen konstruktor musim 2020, kali ini McLaren akan menghadapi Ferrari, yang tengah bangkit dari musim terburuknya dalam 40 tahun.

Dari 11 balapan paruh pertama, Ferrari sudah meraih dua pole beruntun bersama Charles Leclerc di Monaco dan Azerbaijan. Leclerc juga hampir memenangi Grand Prix Inggris, sementara Carlos Sainz finis P4 di Hungaroring, naik P3 menyusul penalti Sebastian Vettel.

Dengan posisi kedua tim berimbang di klasemen, sama-sama memperoleh 163 poin, Seidl memperingatkan McLaren untuk mengerahkan performa terbaiknya untuk mengalahkan Ferrari musim 2021.

“Tetapi juga jelas bahwa Ferrari jelas merupakan tim yang sangat kuat, sangat berpengalaman, memiliki segalanya yang dibutuhkan untuk memiliki paruh kedua musim yang kuat, mereka memiliki dua pembalap top itulah sebabnya kami harus berada di posisi A-Game (mengerahkan performa terbaik) dalam semua aspek balapan jika Anda ingin bersaing dengan mereka," tambah Seidl. 

"Tetapi sekali lagi seperti yang telah kita lihat dalam dua setengah tahun terakhir sekarang di dalam tim, itu mendorong dan saya pikir kami memiliki segalanya di tangan kami untuk bertarung sampai balapan terakhir."