Mercedes memulai musim 2021 dengan pra-musim yang sulit, namun momentum kejuaraan mengarah ke Lewis Hamilton setelah dua balapan dramatis sebelum liburan musim panas.

Red Bull menebar ancaman nyata dalam perburuan gelar dengan rentetan lima kemenangan beruntun, sebelum dipatahkan oleh Hamilton di Silverstone, yang diwarnai insiden kontroversial dengan Max Verstappen pada awal balapan.

Dua pekan berselang, Verstappen mendapat lebih banyak masalah di Hongaria setelah terjebak di dalam kekacauan Tikungan 1 yang dipicu oleh Valtteri Bottas, meski pada akhirnya bisa finis P9 dengan mobil yang tinggal separuh.

Hamilton mengklaim pole pertamanya dalam enam balapan di Hungaria dan kemungkinan akan menang jika Mercedes tidak melakukan kesalahan dengan tidak mengirim juara dunia tujuh kali itu keluar dengan ban kering saat terjadi antrian pit saat restart. Alhasil, ia harus merangsek dari belakang untuk finis P2.

Terlepas dari kemalangan Red Bull, Mercedes telah bekerja keras untuk membuka lebih banyak kinerja dari mobil W12-nya dan tampaknya membuat terobosan dengan diperkenalkannya peningkatan di Grand Prix Inggris, sesuatu yang telah mendorong Hamilton.

"Saya harap begitu, saya sangat berharap begitu," kata Hamilton. “Saya beri tahu Anda bahwa ini jelas merupakan kerja keras bagi kami dalam hal mencoba untuk … orang-orang itu dengan pembaruan mereka, mereka memiliki kombinasi beberapa hal tetapi mereka mengambil langkah yang sangat bagus begitu kami mendapatkan titik tengah.

“Monaco dan seterusnya sangat intens dan peningkatannya benar-benar berhasil. Kemudian kami baru saja mengerjakan prosedur kami sepanjang akhir pekan dan mencoba mengekstrak lebih banyak dari mobil dan saya pikir sekarang kami jauh lebih dekat.

“[Hongaria] sangat kuat dan pasti mengejutkan melihat seberapa kuatnya dibandingkan dengan mereka, sangat bangga dengan semua orang di pabrik, seperti yang saya katakan, yang terus tidak menyerah.

"Kami tidak pernah menyerah. Kami terus mendorong dan berjuang dan saya merasa terhormat bisa membalap untuk tim seperti ini dan kami belajar dari kesalahan ini. Kami berharap itu tidak terjadi, tetapi bukan bagaimana Anda jatuh, melainkan bagaimana Anda bangkit kembali.”

Musim akan dimulai kembali dengan Grand Prix Belgia akhir pekan ini, dengan Hamilton memegang keunggulan delapan poin atas Verstappen di klasemen pembalap, sementara Mercedes unggul 12 poin dari Red Bull di kejuaraan konstruktor.