Sirkuit Yas Marina mulai menggelar F1 GP Abu Dhabi pada tahun 2009 sebagai balapan yang dimulai saat senja, dan berakhir di malam hari.

Menjadi balapan paling terakhir dari suatu musim, Grand Prix Abu Dhabi menjadi tempat penentu dari pertarungan musim 2010, 2014, 2016, dan 2021 antara Max Verstappen dan Lewis Hamilton akhir pekan ini.

Spesialnya, untuk tahun ini F1 GP Abu Dhabi akan digelar di layout baru yang lebih mengalir, menggantikan layout lama yang dinilai sangat susah menghadirkan aksi overtake.

Perubahan termasuk penghapusan chicane tikungan 5-6, dan hairpin T7 dibuat lebih lebar, sementara Tikungan 11-14 telah diubah menjadi satu tikungan 180 derajat dengan banking.

Perubahan juga telah dilakukan pada bagian hotel, dengan sudut-sudut yang dibuka secara signifikan untuk membuatnya lebih cepat dan lebih mengalir.

Berbicara tentang pengumuman tersebut, CEO F1 Stefano Domenicali mengatakan: “Kami dengan senang hati mengonfirmasi bahwa kami akan balapan di Abu Dhabi hingga 2030 berdasarkan perjanjian baru ini. Kami sangat menantikan akhir musim akhir pekan ini ketika lebih banyak sejarah Formula 1 akan dibuat.

“Promotor, ADMM, selalu menciptakan pertunjukan yang luar biasa untuk balapan terakhir di setiap musim F1 dan dikombinasikan dengan perubahan yang dilakukan untuk meningkatkan balapan di Sirkuit Yas Marina, kami sangat bersemangat untuk balapan bertahun-tahun di Abu Dhabi yang ada di depan kami.”

CEO Abu Dhabi Motorsports Management Saif Al Noaimi menambahkan: “Grand Prix Abu Dhabi dan Sirkuit Yas Marina terus memperkenalkan ratusan juta penonton dan pemirsa TV ke Abu Dhabi dan Uni Emirat Arab.

“Penandatanganan kontrak multi-tahun baru dengan Grup Formula Satu tidak hanya mewakili kekuatan hubungan kami tetapi juga menegaskan kembali komitmen kami untuk memberikan pengalaman akhir pekan balapan kelas dunia yang tak tertandingi untuk dinikmati semua pengunjung.”