Masa depan Lewis Hamilton di F1 menjadi tidak menentu sejak ia kehilangan gelar juara dunia 2021 dari Max Verstappen dari Red Bull Ring secara kontroversial pada balapan terakhir musim lalu di Abu Dhabi.

Pembalap Mercedes itu dikabarkan tengah mempertimbangkan apakah akan kembali membalap musim ini di tengah penyelidikan FIA atas prosedur Safety Car akhir balapan yang secara dramatis mengayunkan balapan dan perebutan gelar.

Hamilton tetap bungkam tentang masalah ini sejak balapan 12 Desember dan belum memposting di akun media sosialnya.

Berbicara dalam sebuah penampilan di acara televisi Inggris Good Morning Britain pada hari Rabu, Button mengatakan: “Saya sangat berharap dia akan balapan.

“Saya pikir dia akan membalap dan dia ingin memenangkan gelar kedelapan untuk menjadi pembalap Formula 1 yang paling berprestasi dalam sejarah F1. Dan dia akan melakukan itu, saya benar-benar berpikir begitu.”

3011809.0064.jpg

Terlepas dari kontroversi seputar final Abu Dhabi, juara dunia 2009 Button masih yakin F1 berada di posisi yang kuat menuju era baru menyusul perubahan regulasi besar-besaran untuk 2022.

"Akhir musim yang kontroversial, tapi saya pikir Anda harus melihat musim secara keseluruhan," tambahnya.

“F1 berada di tempat yang luar biasa, dua pembalap fantastis melakukannya setiap akhir pekan. Dan saya pikir semua orang bersemangat tentang musim baru. Peraturan baru, dan ini semua tentang perkembangan mobil-mobil ini sepanjang tahun.