Sempat disokong Martini antara 2014-2018 dan Rokit pada 2019, tim belum memiliki sponsor utama sejak dijual oleh keluarga Williams ke perusahaan investasi AS Dorilton Capital pada musim panas 2020.

Berbicara setelah peluncuran mobil FW44 2022 pada hari Selasa, Capito menekankan bahwa Williams hanya akan bermitra dengan sponsor yang sejalan dengan nilai merek yang "didefinisikan ulang".

"Kami tidak aktif mencari," kata Capito ketika ditanya apakah tim sedang mencari sponsor utama. "Kami telah mendefinisikan ulang merek kami, kami memiliki berbagai pedoman brand yang ketat, dan setiap sponsor yang masuk harus sesuai dengan strategi dan pedoman merek kami.

“Dorilton memberi kami kebebasan dalam berdiskusi. Kami dapat menolak karena kami tidak yakin merek tersebut cocok dengan tempat yang diinginkan merek Williams.”

WilliamsF1_55767_HiRes.jpg

Baru-baru ini, Williams mendapatkan sponsor jangka panjang baru dari merk baterai Duracell dalam kesepakatan yang diumumkan hari Senin sebelum peluncuran.

“Tentu saja untuk menyelesaikan hubungan seperti ini tidak terjadi dalam semalam,” jelas Capito.

“Kami menciptakan hubungan yang sangat baik selama diskusi, dan selama negosiasi, dan saya pikir itu menunjukkan bahwa juga perusahaan global besar tidak hanya percaya pada olahraga tetapi juga pada Williams.

“Juga, Netflix membantu di AS, tidak diragukan lagi, tetapi kami melihat negosiasi dan diskusi yang kami lakukan dengan sponsor bahwa orang-orang percaya pada kisah Williams, mereka percaya kami berada dalam posisi yang dapat kami naiki.

“Beberapa perusahaan sangat tertarik untuk bergabung dengan kami dalam perjalanan itu dan menjadi bagian darinya. Duracell adalah langkah pertama dan perusahaan pertama yang benar-benar menunjukkan bahwa mereka percaya pada masa depan Williams.”

Dan Capito tetap bungkam tentang kemungkinan Grup Volkswagen memasuki F1 dan menjadi mitra mesin Williams di masa depan.

"Volkswagen belum memutuskan untuk kembali dan selama tidak ada keputusan, tidak perlu melakukan apa pun atau berbicara," katanya.

"Saya pikir tentu saja setiap tim akan senang menjadi tim utama jika Volkswagen kembali, tetapi selama mereka belum memutuskan, saya pikir tidak ada peluang atau tidak perlu berbicara."